Rayhan Hannan Ingatkan Peningkatan Kualitas Rival Jelang Piala AFF 2026

Share

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, mengingatkan bahwa peta persaingan Piala AFF 2026 kini semakin ketat menjelang turnamen regional tersebut bergulir. Kewaspadaan skuad Garuda tidak boleh hanya tertuju pada juara bertahan Vietnam karena kualitas negara-negara ASEAN lainnya sudah merata, sebagaimana dilansir dari Bola.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah acara diskusi yang diselenggarakan oleh PSSI Pers pada Jumat (3/7/2026). Rayhan menyoroti perkembangan signifikan dari tim lain seperti Laos yang terus menunjukkan progres setiap tahun, serta Filipina yang kini diperkuat oleh kombinasi pemain naturalisasi dan talenta domestik berkualitas.

"Saya yakin Vietnam berbeda dengan dua tahun lalu. Bukan cuma Vietnam, tim-tim lain juga berkembang. Waktu lawan Laos juga mereka bermain bagus.

Dalam dua tahun ini kualitas tim-tim meningkat. Filipina juga punya banyak pemain naturalisasi dan pemain domestik yang bagus, jadi kami harus waspada terhadap Vietnam," ujar Rayhan Hannan, Gelandang Timnas Indonesia.

Indonesia sendiri kembali berada satu grup dengan Vietnam pada Piala AFF 2026. Catatan dua tahun lalu menjadi evaluasi penting karena langkah Garuda harus terhenti di fase grup setelah mengakui keunggulan Vietnam dan Filipina.

Selain mengantisipasi kekuatan pemain di lapangan, tim lawan juga menunjukkan keseriusan tinggi dalam membaca peta kekuatan Indonesia. Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, dilaporkan memantau langsung pertandingan Timnas Indonesia secara langsung saat agenda FIFA Matchday pada Juni lalu.

"Pelatih mereka datang ke Indonesia. Mungkin itu salah satu cara mereka mengantisipasi kami," kata Rayhan Hannan, Gelandang Timnas Indonesia.

Di samping persiapan taktis jelang turnamen, Rayhan turut membagikan perkembangan personalnya sebagai pesepak bola profesional. Ia menceritakan bagaimana komunikasi dengan sang ayah kini telah berubah menjadi nasihat personal tentang kehidupan, berbeda dari masa lalu saat dirinya masih menimba ilmu di akademi sepak bola.

"Dulu sering dikomentari sama bapak pas di akademi. Sekarang bisa bilang, 'Loh, orang Mas Ridho saja enggak ngomong begitu.' Tapi sekarang lebih dinasehati secara personal, bagaimana jadi laki-laki yang benar," tutur Rayhan Hannan, Gelandang Timnas Indonesia.

Rangkaian evaluasi performa dari tim lawan di fase grup menjadi fokus utama penataan strategi Timnas Indonesia saat ini. Detail-detail kecil dalam masa persiapan dinilai akan menjadi penentu arah persaingan grup di Piala AFF 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author