Portugal Tekuk Kroasia Dua Satu di Piala Dunia Dua Ribu Dua Puluh Enam
Tim nasional Portugal sukses menembus babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Stadion Toronto, Kanada, Jumat pagi WIB.
Kroasia memimpin lebih dulu lewat sepakan Ivan Perisic sebelum disamakan oleh penalti Cristiano Ronaldo, dan Portugal mengunci kemenangan dramatis melalui sundulan Goncalo Ramos di masa injury time.
Pertandingan ini juga diwarnai aksi solidaritas para pemain Portugal yang mengenakan gelang khusus untuk mengenang satu tahun wafatnya mantan rekan setim mereka, Diogo Jota, akibat kecelakaan mobil.
Gelandang Portugal Ruben Neves mengungkapkan kedekatan emosional tim yang masih terjaga melalui grup komunikasi digital bersama istri mendiang.
"Whenever something special happens, I have the conversations archived on my WhatsApp so I can continue to send him messages." kata Ruben Neves, Gelandang Portugal.
Neves juga menegaskan komitmen seluruh anggota tim nasional untuk mendedikasikan penampilan terbaik mereka di turnamen ini demi menghormati memori sang sahabat.
"I and the entire national team team will do everything we can to keep Diogo here with us, on our team," tambah Ruben Neves, Gelandang Portugal.
Rasa kehilangan mendalam tersebut diakui menjadi motivasi tambahan yang mendorong performa para pemain di atas lapangan hijau sejak awal turnamen.
"The day after the news, for me, is the most difficult day of my life. The most important aspect for me to be able to play was wanting to play for Diogo first." lanjut Ruben Neves, Gelandang Portugal.
Pelatih kepala Portugal, Roberto Martinez, menyatakan bahwa seluruh elemen tim memiliki impian besar untuk mempersembahkan trofi juara dunia kepada mendiang Jota.
"Diogo is our sun and our light," kata Roberto Martinez, Pelatih Portugal.
Martinez menambahkan bahwa kehadiran spiritual Jota terus dirasakan oleh seluruh skuad dan menjadi sumber kekuatan utama dalam menghadapi laga-laga berat.
"We want to win the World Cup for him." tambah Roberto Martinez, Pelatih Portugal.
Pernyataan Martinez tersebut selaras dengan pesan optimisme yang sempat diunggah oleh Jota sendiri di media sosial sesaat sebelum peristiwa tragis setahun lalu.
"With you by our side, everything is possible. Thank you, Portugal!" kata Diogo Jota, Mantan Pemain Portugal.
Gelandang muda Vitinha menjelaskan bahwa gelang memorial yang mereka pakai merupakan pemberian langsung dari kepala pemerintahan Portugal agar bisa digunakan di dalam lapangan.
"The story of the wristband is, when we went to meet with the prime minister, he offered us this wristband," kata Vitinha, Gelandang Portugal.
Aksesoris tersebut dirancang khusus agar memenuhi regulasi pertandingan FIFA sehingga seluruh nama pemain dapat tercantum bersandingan dengan nama Jota.
"They made sure that it was a wristband that we could wear on the pitch. It has all the specifics for us to be able to enter the pitch with it, with the name of all the players plus the special name of Diogo Jota." tambah Vitinha, Gelandang Portugal.
Dukungan moral juga mengalir dari komunitas diaspora, seperti yang disampaikan pemilik bar lokal di Toronto mengenai dampak positif figur Jota bagi motivasi bertanding tim.
"I think what he brings to the Portuguese players will be something special. Just one more reason for them to win the match [against Croatia]." kata Miguel de Silva, Pemilu Bar Amigos da Dundas.
Presiden FIFA Gianni Infantino turut memberikan simpati kepada orang tua mendiang Jota yang hadir langsung menyaksikan pertandingan fase grup di Amerika Serikat.
"Representing Portugal at this tournament was a dream Diogo nurtured with everyone who loved him," kata Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Infantino menegaskan bahwa institusi sepak bola dunia akan terus mengenang kontribusi dan impian besar yang ditinggalkan oleh sang pemain.
"While celebrating these moments of togetherness, we continue to keep Diogo and Andre in our thoughts." tambah Gianni Infantino, Presiden FIFA.
Di sisi lain, kapten Cristiano Ronaldo membagikan pandangannya mengenai alasan personal di balik keputusannya untuk tidak menghadiri upacara pemakaman Jota tahun lalu.
"Two things; people criticise me a lot. I don't care about that." kata Cristiano Ronaldo, Penyerang Portugal.
Ronaldo menegaskan bahwa ketidakhadirannya didasari oleh prinsip pribadi yang dipegangnya teguh sejak kepergian sang ayah kandung.
"When your conscience is good and free, you don't have to worry what people say. But one of the things I don't do? After my father died, I have never been to a cemetery again." tambah Cristiano Ronaldo, Penyerang Portugal.
Ia juga menyadari bahwa popularitas besarnya berpotensi mengganggu kekusyukan momen duka dan mengalihkan perhatian media dari esensi acara penghormatan tersebut.
"When you know me and you know my reputation? Wherever I go, it is a circus. I don't go out because, if I go, the attention goes to me." lanjut Cristiano Ronaldo, Penyerang Portugal.
Ronaldo memilih untuk menghindari sorotan kamera di saat-saat sensitif demi menjaga privasi dan ketenangan keluarga yang ditinggalkan.
"I don't want this sort of attention. I don't like it when you go to a sensitive moment to do interviews, to speak about him, to speak about football." jelas Cristiano Ronaldo, Penyerang Portugal.
Keputusan tersebut dinilainya sebagai langkah terbaik untuk memisahkan diri dari eksploitasi sirkus media di dunia hiburan modern.
"This shows how a circus is life, sometimes. I am not a part of that. If you want to be a part of this world, good luck, but I will be a part of another side.
People can continue to criticise. I felt good with my decision." tegas Cristiano Ronaldo, Penyerang Portugal.
Penyerang muda Goncalo Ramos yang menjadi penentu kemenangan menyatakan kesiapannya untuk selalu memberikan kontribusi maksimal kapan pun dipercaya turun dari bangku cadangan.
"Mais uma vez, demonstrei que estou cá para ajudar e decidir" kata Goncalo Ramos, Penyerang Portugal.
Ronaldo sendiri sempat memberikan komentar singkat usai laga mengenai masa depan karier internasionalnya yang masih akan didiskusikan bersama internal keluarga.
"O futuro do Cristiano não é importante. Depois falarei com a minha família" kata Cristiano Ronaldo, Penyerang Portugal.
Kemenangan dramatis ini memastikan Portugal melangkah ke babak 16 besar untuk menghadapi Spanyol di Dallas Stadium pada Selasa, 7 Juli mendatang pukul 02.00 WIB.