PT KBI Catat Pendapatan Rp209 Miliar pada Tahun Buku 2025

Share

PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) meraih pendapatan operasional sebesar Rp209 miliar sepanjang tahun 2025, yang menandai pertumbuhan sebesar 12 persen secara tahunan. Capaian ini disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Tahunan di Menara Danareksa pada Selasa, 30 Juni, seperti dilansir dari Detik Finance.

Pertumbuhan finansial tersebut didorong oleh penguatan layanan kliring serta transformasi bisnis berkelanjutan. Selain itu, volume transaksi multilateral dari perdagangan berjangka komoditas melonjak 36 persen, didampingi kenaikan volume transaksi Timah Luar Negeri sebesar 23 persen menjadi 9.898 lot dengan nilai mencapai USD1,672 miliar.

Peningkatan kualitas layanan kliring, penyelesaian transaksi, tata kelola perusahaan, serta efektivitas operasional menjadi faktor konsistensi perseroan di tengah dinamika industri menurut Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto. Perseroan juga memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas kontribusi ekonomi nasional.

"PT KBI terus memperkuat kolaborasi strategis dengan para regulator, mulai dari BAPPEBTI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Bank Indonesia (BI). Khusus untuk penguatan kolaborasi dengan BI, PT KBI sebagai Lembaga Kliring akan melakukan pengembangan dan inovasi sistem berdasarkan The Principles for financial market infrastructures (PFMI) dan Blueprint Pendalaman Pasar Uang 2030 (BPPU 2030) yang berfokus pada pembangunan infrastruktur 3I, yaitu Interkoneksi, Interoperabilitas, dan Integrasi berstandar internasional guna memperkuat daya saing PT KBI di tengah dinamika pasar," ujar Budi Susanto, Direktur Utama PT KBI.

Di samping kinerja bisnis, perseroan menerapkan konsep Triple Bottom Line melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan senilai Rp891 juta. Program ini mencakup pilar Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan, seperti Integrated Farming System untuk Swasembada Pangan Nasional serta kolaborasi pengelolaan sampah dan sekolah hijau bersama BUMN.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author