Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Hampir Dua Ribu Jiwa

Share

Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi besar yang mengguncang Venezuela melonjak hingga hampir 2.000 jiwa, dilansir dari Bloombergtechnoz pada Rabu (1/7).

Otoritas setempat kini memperluas jangkauan evakuasi dan pemulihan setelah frekuensi serta intensitas gempa susulan dilaporkan mulai mereda. Wilayah pesisir La Guaira menjadi negara bagian yang mengalami dampak paling parah dari bencana alam ini.

Hampir 20.000 orang dilaporkan berhasil selamat di wilayah tersebut, sementara lebih dari 10.000 orang mengalami luka-luka dan 15.000 lainnya terpaksa mengungsi. Pemerintah saat ini menampung para pengungsi di 69 posko penampungan sementara yang tersebar di wilayah La Guaira, Caracas, hingga Miranda.

Jaringan listrik di wilayah terdampak dilaporkan telah pulih, meskipun sektor telekomunikasi masih mengalami gangguan sebagian. Perusahaan telekomunikasi milik negara, CANTV, baru beroperasi di kapasitas 70 persen, sementara beberapa operator swasta lainnya masih berada di bawah angka tersebut.

Menurunnya intensitas gempa susulan memberikan sedikit ruang bagi tim penyelamat yang dibantu oleh personel dari 50 lebih negara asing untuk menyalurkan ratusan ton pasokan logistik darurat.

"hampir sepenuhnya," klaim Presiden Majelis Nasional, Jorge Rodriguez, terkait kondisi pemulihan jaringan listrik di La Guaira.

Pemerintah menargetkan pemindahan warga dari kamp darurat menuju fasilitas penampungan yang lebih permanen dapat diselesaikan dalam waktu dekat seiring meredanya guncangan susulan.

"sebuah tanda yang menggembirakan, namun bukan berarti ancaman sudah hilang sepenuhnya." ujar Jorge Rodriguez.

Di sisi lain, ketegangan politik tetap mewarnai situasi pascabencana lantaran kelompok oposisi mengindikasikan adanya lebih dari 40.000 orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Plt Presiden Delcy Rodriguez beserta jajarannya terus memegang kendali ketat atas komunikasi publik dan pengelolaan bantuan kemanusiaan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author