Lo Kheng Hong Mengubah Komposisi Saham di Tengah Pelemahan Pasar
Investor individual Lo Kheng Hong melakukan penyesuaian portofolio saham dengan menambah dan mengurangi kepemilikan di sejumlah emiten saat Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mengalami tren penurunan sekitar 20 persen sejak awal tahun hingga Mei 2026.
Langkah investasi dengan strategi value investing tersebut terdeteksi melalui laporan perubahan kepemilikan dan registrasi efek yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia.
Estimasi total nilai kepemilikan saham sang investor kawakan pada PT Gajah Tunggal Tbk, PT Intiland Development Tbk, PT Salim Ivomas Pratama Tbk, dan PT Global Mediacom Tbk mencapai sekitar Rp983,4 miliar berdasarkan harga penutupan pasar.
Aksi borong saham dilakukan pada PT Gajah Tunggal Tbk yang mencatatkan kenaikan harga 17,70 persen secara year to date hingga kepemilikan meningkat menjadi 232,79 juta lembar atau setara 6,68 persen.
Penambahan porsi saham juga menyasar emiten properti PT Intiland Development Tbk sebanyak 15,17 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp129 per saham yang direalisasikan pada 4 Mei 2026.
Keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa akumulasi transaksi senilai Rp2 miliar tersebut mendongkrak total kepemilikan saham menjadi 733,68 juta lembar atau setara 7,08 persen, meskipun laporan keuangan kuartal pertama emiten tersebut sedang mengalami penurunan laba bersih.
"Tujuan dari transaksi untuk investasi," tulis dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip Senin (18/5/2026).
Sebaliknya, pengurangan aset dilakukan pada saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk dengan porsi kepemilikan yang menyusut menjadi 777,83 juta lembar atau setara 4,97 persen.
Langkah divestasi minor juga diterapkan pada saham PT Global Mediacom Tbk sehingga kepemilikan tersisa sebesar 1,06 miliar lembar atau setara dengan 6,52 persen.