Argentina Tundukkan Yordania dalam Laga Grup J di Dallas
Argentina sukses menundukkan Yordania dengan skor 2-0 dalam pertandingan Grup J di Dallas pada hari Minggu. Kemenangan tersebut dipastikan melalui gol dari Giovani Lo Celso dan Lautaro Martinez, meski pelatih Lionel Scaloni melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain dibandingkan laga sebelumnya. Pertandingan ini berstatus sebagai laga penutup fase grup yang tidak menentukan lagi bagi posisi Argentina.
Meskipun demikian, tim asuhan Lionel Scaloni tetap tampil dominan sepanjang jalannya pertandingan. Lo Celso membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui tendangan bebas kaki kiri dari luar kotak penalti. Gol ini menjadi catatan penting karena merupakan gol pertama Argentina di turnamen tersebut yang tidak dicetak oleh Lionel Messi.
Momen tersebut bahkan mendapat apresiasi dari Messi yang saat itu duduk di bangku cadangan.
Lautaro Martinez kemudian menggandakan keunggulan bagi Argentina melalui eksekusi penalti pada menit ke-30. Hasil ini menegaskan konsistensi performa Argentina setelah sebelumnya mencatat kemenangan atas Aljazair dan Austria di babak grup.
Pelatih Lionel Scaloni melakukan rotasi skuad yang signifikan untuk menjaga kebugaran pemain. Meskipun Messi tidak mencetak gol pada laga melawan Yordania, ia tetap menjadi figur sentral dalam turnamen ini dan saat ini menempati posisi teratas sebagai calon peraih Sepatu Emas. Hingga saat ini, Messi telah mengoleksi lima gol hanya dari dua pertandingan yang telah dimainkan. Ketajaman pemain ini sebelumnya terbukti saat ia mencetak hattrick perdana di Piala Dunia ke gawang Aljazair, diikuti dengan dua gol saat mengalahkan Austria dengan skor 2-0.
Messi juga memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah turnamen ini. Hingga edisi 2026, ia telah mengumpulkan total 18 gol dari enam edisi Piala Dunia sejak melakukan debutnya pada tahun 2006. Keberhasilan Argentina dalam rotasi pemain ini menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki oleh tim juara bertahan tersebut. Hal ini menjadi modal positif bagi Argentina dalam mengarungi sisa turnamen.
Langkah Argentina akan berlanjut di babak 32 besar dengan menghadapi tim debutan, Cape Verde. Cape Verde memastikan diri melaju ke babak berikutnya setelah finis sebagai runner-up di Grup H, mengungguli Uruguay dan Arab Saudi yang harus tersingkir lebih awal.