Timnas Inggris Turunkan Empat Pemain Luar Negeri Lawan Panama
Tim nasional Inggris menurunkan empat pemain dari klub luar negeri untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia saat bersiap menghadapi Panama pada laga pamungkas Grup L di Stadion MetLife, New Jersey, Sabtu, 27 Juni 2026 waktu setempat.
Catatan sejarah baru mengenai perubahan budaya pemain lokal dilaporkan oleh jaringan Opta. Empat pemain luar negeri masuk susunan starter Inggris, yaitu Jude Bellingham (Real Madrid), Harry Kane (Bayern Munich), Marcus Rashford (Barcelona), dan Jarell Quansah (Bayer Leverkusen).
Dilansir dari Goal.com, Inggris kini memimpin Grup L dengan raihan empat poin setelah menang 4-2 atas Kroasia di laga pembuka. Posisi Inggris dibayangi ketat oleh Ghana yang mengoleksi poin serupa.
Kroasia menyusul di peringkat ketiga dengan raihan tiga poin. Sementara itu, Panama terdampar di dasar klasemen tanpa poin dan sudah dipastikan tersingkir dari turnamen akbar ini.
Inggris sempat mengalami kendala pada pertandingan terakhirnya setelah bermain imbang tanpa gol di babak kedua. Kendati demikian, tim asuhan Gareth Southgate tetap diunggulkan untuk memenangkan pertandingan malam ini.
Berdasarkan laporan The Guardian, duel ini membawa memori kemenangan terbesar Inggris atas Panama dengan skor 6-2 pada Piala Dunia 2018. Hat-trick Harry Kane saat itu membantu mengamankan Sepatu Emas.
Panama saat ini menempati peringkat 42 dunia setelah turun delapan tingkat akibat kekalahan 1-0 dari Kroasia. Skuad berjuluk Red Tide ini terbukti bukan lawan yang bisa diremehkan begitu saja.
Panama tercatat menjadi runner-up dari Meksiko pada Piala Emas Concacaf dan Nations League sebelumnya. Mereka juga memberikan perlawanan yang sengit saat menghadapi Ghana di laga pembuka grup.
Skuad Tiga Singa berharap bisa bangkit dari kesulitan yang mereka hadapi pada awal pekan ini. Kemenangan dalam laga ini diharapkan menjadi pertanda baik untuk melangkah lebih jauh di kompetisi.
Para pendukung Panama dilaporkan tetap memadati stadion di bawah guyuran hujan deras demi memberikan dukungan moral. Mereka berharap tim kesayangan mereka mampu mencuri poin pertama dalam sejarah Piala Dunia.