IHSG Ambles 4,55 Persen Tertekan Saham Perbankan dan Energi Pekan Ini
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 4,55% sepanjang perdagangan pekan terakhir Juni 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip dari Bloomberg Technoz pada Sabtu (27/6/2026), indeks kini mendarat di level 5.896,134. Koreksi tajam ini dipicu oleh aksi jual pada deretan saham berkapitalisasi besar.
Sektor perbankan, energi, serta material dasar menjadi pemberat utama yang menggerus pergerakan indeks. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan koreksi harga sebesar 7,42%. Penurunan ini menjadi beban terbesar bagi indeks dengan kontribusi negatif mencapai 25,04 poin.
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berada di urutan kedua setelah merosot 24,55% dan memangkas IHSG sebesar 24,31 poin. Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 12,57% dengan sumbangan negatif 14,58 poin.
Tekanan berat juga datang dari emiten grup Barito. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 10,19% dan mengurangi indeks 14,02 poin, sementara PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 13,82% dengan kontribusi negatif 13,22 poin. Selain itu, saham jumbo lain yang ikut menyeret indeks adalah PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang jatuh 16,38% dan memangkas 12,37 poin. Sektor perbankan raksasa lainnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), melemah 1,98% dengan beban 11,71 poin, diikuti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang turun 9,54% dan menyumbang kontraksi 11,33 poin terhadap indeks.