Brian Brobbey Sabet Gelar Pemain Terbaik Usai Tekuk Tunisia
Penyerang tim nasional Belanda, Brian Brobbey, terpilih sebagai Man of the Match oleh para penggemar melalui kanal resmi FIFA setelah membawa negaranya mengalahkan Tunisia di Kansas City.
Pemain berusia 24 tahun asal klub Sunderland tersebut mencetak gol pada menit ketujuh untuk menggandakan keunggulan Oranje menjadi 0-2 dalam laga yang berakhir dengan skor 1-3 tersebut.
Kemenangan ini memastikan tim asuhan Ronald Koeman keluar sebagai juara Grup F dan dijadwalkan menghadapi Maroko pada babak 16 besar di Monterrey.
Brobbey membagikan perasaannya mengenai proses golnya yang tercipta setelah memanfaatkan bola operan dari kapten Virgil van Dijk.
"I had eerlijk gezegd al het gevoel dat de bal daar zou vallen. Zoals ik al zei: ik stond op de goede plek." kata Brobbey kepada NOS.
Penyerang bertubuh kekar ini juga mengakui bahwa insting posisinya di dalam kotak penalti sangat membantu dalam mencetak gol ketiga di turnamen ini.
"Ja, precies. Dat is het instinct van een spits." ujar Brobbey.
Belanda membuka keunggulan melalui gol bunuh diri bek Tunisia, Ellyes Skhiri, namun Brobbey merasa dirinya berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikan peluang itu jika lawan tidak menyentuhnya.
"Ja, dat vond ik ook. Als hij er niet aan had gezeten had ik hem ook gemaakt, dus ja." tutur Brobbey.
Pemain muda ini menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memedulikan perhatian media yang tertuju kepadanya pasca-tampil tajam.
"Eigenlijk niet zoveel. Ik probeer me gewoon te focussen op belangrijk zijn voor het team. Dat probeer ik te blijven doen." ucap Brobbey.
Setelah mencetak dua gol pada laga terdahulu melawan Swedia, ia mengaku sempat memeriksa telepon genggam miliknya.
"Ja, natuurlijk. Gewoon leuke berichtjes van familie en vrienden, dat is alles." sebut Brobbey.
Brobbey kemudian menjelaskan motivasi besar yang membuatnya tampil sangat tajam dalam kompetisi sepak bola tertinggi antarnegara ini.
"Ount omdat het een WK is. Je moet jezelf laten zien. Ik krijg de kans om in de basis te spelen en dan wil je ook belangrijk zijn met goals, ja." jelas Brobbey.
Mantan pemain Ajax tersebut merasa sangat bersyukur atas performa impresif serta kontribusi gol yang sejauh ini berhasil ia berikan.
"Heel fijn." ungkap Brobbey.
Mengenai laga fase gugur mendatang melawan Maroko, sang striker memperkirakan pertandingan tersebut berjalan sengit karena kualitas pemain lawan.
"Als je als eerste eindigt, geeft dat altijd een goed gevoel. Nu spelen we tegen Marokko. Ik denk dat het een zware wedstrijd wordt.
Ze hebben een heel goed team, met ook goede individuele spelers. Het wordt een goeie pot." urai Brobbey.
Ketika ditanya tentang trofi individu berukuran besar yang ia bawa pulang dan tempat penyimpanannya, Brobbey menjawabnya dengan santai.
"Gewoon bij mij thuis, in Amsterdam." jawab Brobbey.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyediakan tempat khusus di kediamannya untuk memajang penghargaan tersebut.
"Nee." cetus Brobbey.
Brobbey menambahkan bahwa fokus tim langsung beralih sepenuhnya ke babak berikutnya sehingga tidak ada waktu luang untuk merayakan gelar individu ini.
"We spelen binnenkort alweer tegen Marokko, dat weet ik niet of er echt iets te vieren valt." tambah Brobbey.
Gaya wawancara Brobbey yang singkat dan lugas mengundang tawa dari komentator di studio NOS, termasuk dari mantan gelandang timnas Belanda, Rafael van der Vaart.
"I zit alleen te denken: ik weet niet of hij een vriendin heeft, maar als je op een date zo weinig zegt als in dit interview, dan loopt ze toch weg? Maar ik vind het wel echt fantastisch. Wat een leuke gozer is dat. En als hij ook nog scoort, zijn dit soort interviews nog leuker" komentar Van der Vaart.
Wawancara tersebut juga dinilai oleh presenter Sjoerd van Ramshorst sebagai interaksi yang menyenangkan dan tanpa basa-basi dari sang pemain.
"Als hij er niet had aangezeten, had ik hem ook gemaakt", kata Brobbey seperti dilansir dari voetbalprimeur.nl.
"I probeer gewoon te focussen. Ik probeer belangrijk te blijven voor het team. Ik heb wel leuke berichten ontvangen van familie en vrienden, maar that's it.
Het is een WK, dus je wil jezelf laten zien. Ik krijg de kans om in de basis te spelen, dan wil je belangrijk zijn met goals. Het is heel fijn als dat lukt." ujar Brobbey mengenai peran barunya di timnas.
"We hebben een goed gevoel. Als je eerste wordt, geeft dat altijd een goed gevoel. Nu moeten we tegen Marokko.
Ik denk dat dat een zware pot wordt. Ze hebben een goed team, goede individuele spelers, dus het wordt een mooie pot", pungkas Brobbey.