Harga Emas Antam 25 Juni 2026 Stagnan Saat Pasar Dunia Jatuh
Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan hari ini. Seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, komoditas ini bertahan di tengah guncangan pasar global.
Pada Kamis (25/6/2026), harga emas Antam berada di posisi Rp 2.655.000 per gram. Nilai tersebut tercatat mengalami penurunan sebesar Rp 18.000 jika dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam ditetapkan sebesar Rp 2.372.000 per gram. Angka ini menyusut Rp 36.000 dari posisi kemarin.
Ketahanan harga emas Antam di tengah kemerosotan harga emas dunia diduga dipengaruhi oleh faktor internal. Penyesuaian harga harian dan strategi perdagangan Antam menjadi pemicu perbedaan pergerakan tersebut.
Di pasar spot global, harga emas ditutup pada level US$ 3.999,6 per troy ons pada perdagangan kemarin. Nilai tersebut anjlok 2,77% dan menyentuh level terendah sejak November tahun lalu.
Penurunan ini menggenapi tren negatif harga emas dunia yang melemah selama dua hari beruntun. Dalam kurun waktu dua hari tersebut, nilai emas global sudah terpangkas lebih dari 4%.
Prospek pengetatan kebijakan moneter menjadi faktor utama yang memberatkan langkah emas. Gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve, Kevin Warsh, menegaskan komitmennya terhadap stabilitas harga.
Pernyataan dalam konferensi pers pekan lalu itu mengindikasikan bahwa Warsh mengutamakan stabilitas di atas pertumbuhan ekonomi. Pasar memproyeksikan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan pada September tahun ini.
"Jika data inflasi berikutnya tidak menunjukkan perbaikan, maka The Fed sepertinya harus menaikkan suku bunga acuan pada September, atau bahkan Juli," tulis catatan Evercore ISI, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4% pada rapat Juli mencapai 34,2%. Untuk rapat September, peluangnya meningkat hingga 49,7%.
Investor bahkan melihat adanya peluang suku bunga acuan AS naik hingga 50 bps menuju 4-4,25% dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) September. Probabilitas skenario ini berada di angka 16,7%. Aspek ini memberatkan emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset).
| Ukuran Emas | Harga Dasar (Rp) |
|---|---|
| 1.402.500 | 2.655.000 |
| 5.230.000 | 7.807.000 |
| 12.960.000 | 25.840.000 |
| 64.435.000 | 128.715.000 |
| 257.260.000 | 642.840.000 |
| 1.285.400 | 2.570.600.000 |