Brasil Amankan Puncak Grup C Usai Tekuk Skotlandia

Share

Tim nasional Brasil berhasil mengamankan posisi puncak Grup C setelah menumbangkan Skotlandia dengan skor 3-0 pada Rabu (24/6/2026). Kemenangan ini sekaligus menandai kembalinya penyerang utama Neymar ke lapangan hijau setelah absen hampir tiga tahun. Skuad Selecao mengakhiri fase grup dengan koleksi tujuh poin.

Jumlah tersebut sama dengan Maroko di posisi kedua, namun Brasil unggul dalam selisih gol dan akan bertanding di babak 16 besar di Houston. Calon lawan Brasil di fase gugur adalah peringkat kedua Grup F. Posisi tersebut kemungkinan besar akan diperebutkan dalam pertandingan antara Jepang dan Swedia yang berlangsung di Dallas.

Di sisi lain, Skotlandia yang finis di peringkat ketiga harus menunggu hasil dari grup lain. Mereka berharap bisa melaju ke fase kedua untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi.

Keberhasilan memuncaki grup ini menjadi capaian ke-12 kalinya secara beruntun bagi Brasil. Meski demikian, performa mereka dalam tiga laga fase grup ini dinilai kurang impresif oleh pengamat sepak bola. Dalam laga melawan Skotlandia, Brasil membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui Vinicius Junior. Gol tersebut berawal dari blunder bek lawan, Scott McKenna, yang berhasil diblok oleh pergerakan Rayan.

Vinicius sempat mencetak gol lagi setelah merebut bola dari Jack Hendry. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah peninjauan VAR menunjukkan adanya pelanggaran, yang memicu protes dari pelatih Carlo Ancelotti. Penyerang sayap itu akhirnya mencetak gol kedua yang sah sebelum babak pertama usai. Vinicius memaksimalkan umpan silang ke tiang jauh setelah mengantisipasi kesalahan antisipasi dari penjaga gawang Skotlandia.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan menjadi lebih terkendali bagi Brasil. Ancelotti kemudian memutuskan untuk menarik keluar Casemiro demi menghindari risiko akumulasi kartu kuning pada laga berikutnya. Suporter di stadion mulai menyerukan nama Neymar agar segera dimainkan ke lapangan.

Pemain bernomor punggung 10 itu berada di bangku cadangan setelah pulih dari cedera lutut parah. Brasil menambah keunggulan menjadi 3-0 lewat gol Matheus Cunha yang memanfaatkan umpan matang Bruno Guimaraes. Setelah gol tersebut, Ancelotti memenuhi keinginan para pendukung untuk memasukkan bintang utama mereka.

Neymar resmi merumput pada menit ke-76 menggantikan Matheus Cunha dengan disambut sorakan penonton. Laga ini menjadi penampilan pertamanya sejak mengalami cedera ligamen silang pada Oktober 2023 silam.

Penyerang legendaris tersebut tidak memiliki banyak waktu untuk mencetak gol tambahan di sisa laga. Kendati demikian, setiap sentuhan bola dari pemilik 79 gol internasional itu tetap memicu gemuruh di tribun.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author