Samantha Busch Kenang Kyle Busch sebagai Suami Terbaik
Istri mendiang legenda NASCAR Kyle Busch, Samantha Busch, sempat memberikan penghormatan mendalam melalui sebuah unggahan media sosial untuk merayakan ulang tahun terakhir suaminya sebelum sang pembalap meninggal dunia secara mendadak.
Dilansir dari Yahoo Sports, kabar duka mengenai wafatnya Kyle Busch pada usia 41 tahun diumumkan pada Kamis, 21 Mei 2026, setelah pihak keluarga menyatakan bahwa sang pembalap sempat dilarikan ke rumah sakit akibat menderita penyakit parah.
Hanya beberapa pekan sebelumnya, tepatnya pada 2 Mei, Kyle Busch baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-41, di mana sang istri membagikan pesan emosional yang memuji suaminya sebagai sosok pria dan ayah yang luar biasa bagi anak-anak mereka.
"You are the most incredible husband and father," tulis Samantha, 39 tahun, melalui akun Instagram pribadinya saat merayakan hari kelahiran sang suami.
Pasangan yang mengikat janji suci pernikahan pada tahun 2010 tersebut diketahui telah dikaruniai dua orang anak, yaitu seorang putra bernama Brexton yang berusia 11 tahun dan seorang putri bernama Lennix yang berusia 4 tahun.
"I thank God every single day that I get to do our crazy life by your side," tambah Samantha dalam unggahan yang sama.
Unggahan hari ulang tahun tersebut juga menampilkan beberapa foto kebersamaan Samantha dan Kyle sebagai pasangan, serta momen perayaan keluarga atas berbagai pencapaian karier balap sang suami di lintasan NASCAR.
"We are so grateful for you and all the love, strength, and laughter you bring to our family," lanjut Samantha.
Selain foto, Samantha juga menyertakan beberapa rekaman video yang memperlihatkan kedekatan Kyle sebagai seorang ayah yang penuh kasih sayang saat sedang bermain bersama putri kecil mereka di sebuah lintasan balap mainan di dalam pusat perbelanjaan Walmart.
"Wishing you the happiest birthday and your best year yet. ❤️," tutup pernyataan Samantha dalam unggahan tersebut.
Hubungan keduanya bermula ketika mereka pertama kali bertemu dalam sebuah acara balapan pada tahun 2007, sebelum akhirnya memutuskan untuk mulai berkencan dan menikah secara resmi pada 31 Desember 2010.
Dalam sebuah wawancara terdahulu bersama media PEOPLE pada tahun 2020, Samantha sempat mengungkapkan bahwa suaminya selalu menjadi pilar kekuatan utama, terutama ketika mereka harus menghadapi berbagai kesulitan terkait masalah kesuburan sepanjang menjalani masa pernikahan.
“Kyle has always been my rock,” ujar Samantha kepada PEOPLE pada tahun 2020.
Samantha juga menjelaskan bahwa kepribadian asli suaminya di kehidupan sehari-hari sangat berbeda jauh dengan citra agresif serta keras kepala yang sering diperlihatkan oleh sang pembalap ketika sedang berkompetisi di atas lintasan balap.
“So many people only know the aggressive and strong-willed side of him that he shows when he is on the track. But the Kyle that I know is so different from that. Every time I feel like I’m falling apart, he picks me back up again,” kata Samantha.
Menyusul kepergian sang pembalap, pihak keluarga Busch bersama dengan manajemen organisasi NASCAR dan tim Richard Childress Racing langsung merilis sebuah pernyataan bersama yang menyampaikan rasa duka cita mendalam serta belasungkawa kepada seluruh anggota keluarga yang ditinggalkan.
"Our thoughts are with Samantha, Brexton and Lennix, Kyle and Samantha’s parents, Kurt and all of Kyle’s family, Richard and Judy Childress, everyone at Richard Childress Racing, his teammates, friends and fans," tulis pernyataan bersama dari keluarga Busch, NASCAR, dan Richard Childress Racing.
Pihak manajemen NASCAR secara khusus menambahkan bahwa mendiang Kyle Busch merupakan sosok pembalap berbakat langka yang akan menjadi calon anggota kehormatan Hall of Fame di masa depan berkat kontribusi besar dan dedikasinya yang luar biasa terhadap dunia olahraga balap mobil.
"Our entire NASCAR family is heartbroken by the loss of Kyle Busch," sebut pernyataan bersama tersebut.
Selama berkarier lebih dari dua dekade, pembalap yang dijuluki "Rowdy Nation" oleh para penggemarnya ini telah mencetak berbagai rekor kemenangan di seri nasional serta berhasil memenangkan kejuaraan di tingkat tertinggi kompetisi NASCAR.
"A future Hall of Famer, Kyle was a rare talent, one who comes along once in a generation. He was fierce, he was passionate, he was immensely skilled and he cared deeply about the sport and fans," lanjut pernyataan bersama tersebut.
Selain aktif sebagai pembalap utama, mendiang Kyle Busch juga berperan aktif dalam membina generasi pembalap muda berikutnya dengan bertindak sebagai pemilik tim balap di dalam kompetisi Truck Series.
"Throughout a career that spanned more than two decades, Kyle set records in national series wins, won championships at NASCAR’s highest level and fostered the next generation of drivers as an owner in the Truck Series," tambah pernyataan bersama tersebut.
Kombinasi antara kecerdasan emosional yang tajam serta semangat kompetitif yang tinggi membuat mendiang memiliki hubungan yang sangat dekat dan ikatan emosional yang kuat dengan para penggemar balap dari berbagai kelompok usia.
"His sharp wit and competitive spirit sparked a deep emotional connection with race fans of every age, creating the proud and loyal ‘Rowdy Nation.’" jelas pernyataan bersama tersebut.
Pihak otoritas penyelenggara NASCAR menegaskan bahwa dunia olahraga balap mobil telah kehilangan salah satu tokoh raksasa terbesarnya akibat kematian yang terjadi terlalu cepat ini.
"NASCAR lost a giant of the sport today, far too soon," tutup pernyataan resmi bersama tersebut sekaligus meminta publik untuk menghormati privasi keluarga Busch yang sedang berduka.