Xiaohongshu Bersiap Ajukan IPO Besar di Bursa Hong Kong

Share

Perusahaan pengoperasi aplikasi media sosial asal China, Xiaohongshu Technology Co., bersiap mengambil langkah besar untuk melakukan penawaran umum perdana atau IPO di bursa Hong Kong yang ditargetkan pada akhir Juni 2026. Langkah korporasi dari platform yang dikenal sebagai RedNote di kancah internasional ini berpotensi menjadi salah satu pencatatan saham terbesar di kota tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Persiapan tersebut dilakukan melalui kerja sama erat dengan para penasihat keuangan terkait rincian penawaran, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz. Meskipun demikian, pembahasan internal mengenai lini masa yang pasti, skala penawaran, serta valuasi final bagi perusahaan yang berbasis di Shanghai ini masih terus bergulir.

Langkah go public ini mendapatkan dorongan kuat dari para investor yang menilai momentum pasar saat ini sebagai waktu paling optimal bagi perusahaan berusia 13 tahun tersebut. Di sisi lain, kehadiran platform ini di bursa saham terjadi di tengah tren maraknya IPO sektor teknologi di Hong Kong sepanjang tahun 2026, yang dipimpin oleh pengembang kecerdasan buatan seperti MiniMax dan Shanghai Biren Technology Co.

Pertumbuhan platform ini sangat signifikan sejak didirikan pada tahun 2013 oleh Charlwin Mao dan Miranda Qu, di mana orientasi awalnya hanya berupa panduan belanja sederhana sebelum bermutasi menjadi aplikasi gaya hidup dan video utama. Pada pendanaan terakhir tahun 2024, nilai valuasi perusahaan tercatat berada di angka US$17 miliar dan melonjak drastis menjadi US$31 miliar pada transaksi pasar sekunder di bulan September, dengan proyeksi laba mencapai US$3 pagar miliar pada tahun 2025.

Pasar IPO Hong Kong sendiri sedang mengalami pertumbuhan pesat yang didominasi oleh korporasi teknologi asal China dengan akumulasi dana terhimpun mencapai US$20 miliar di tahun 2026. Kekuatan finansial Xiaohongshu disokong penuh oleh deretan investor raksasa seperti Tencent Holdings Ltd., Alibaba Group Holding Ltd., HSG, Hillhouse Investment, dan GSR Ventures.

"Instagram-nya China" kata sumber-sumber terkait yang menggambarkan posisi kuat Xiaohongshu sebagai raksasa gaya hidup dan perdagangan sosial daring.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author