Premi Asuransi Kendaraan Bermotor Tumbuh Menjadi Rp7,31 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi lini usaha kendaraan bermotor pada industri asuransi umum tumbuh 2,92 persen secara tahunan hingga mencapai Rp7,31 triliun pada Selasa (23/6/2026).
Pertumbuhan ini berjalan selaras dengan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang menunjukkan peningkatan penjualan mobil sepanjang periode Januari hingga April 2026, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz.
"Kinerja ini menunjukkan bahwa lini usaha kendaraan bermotor masih tumbuh positif dan tetap menjadi salah satu kontributor utama bagi industri asuransi umum," kata Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun.
Peningkatan juga terjadi pada nilai klaim yang menyentuh angka Rp2,66 triliun, atau mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sektor ini diperkirakan tetap memiliki prospek yang baik ke depan sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi nasional.
"Untuk menjaga momentum pertumbuhan, perusahaan asuransi perlu terus memperkuat kerja sama dengan industri otomotif dan lembaga pembiayaan, mengembangkan kanal distribusi digital, menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, serta meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan klaim," kata Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun.
Langkah-langkah strategis tersebut dinilai dapat mendorong industri asuransi untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan secara optimal, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menjaga kualitas portofolio yang dimiliki.
"Iya meyakini dengan langkah tersebut, industri diharapkan dapat memanfaatkan peluang pertumbuhan secara optimal dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan kualitas portofolio." kata Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun.
Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan mobil secara wholesales mencapai 289.787 unit pada Januari-April 2026, naik 12,5 persen dari 257.647 unit pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penjualan retail juga melonjak 6,9 persen menjadi 287.581 unit dari sebelumnya 268.940 unit.