Pemerintah DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja Padat Karya untuk Bantalan Ekonomi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan kerja padat karya di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (21/6/2026) sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat lokal di tengah ketatnya tekanan ekonomi dunia.
Jumlah peminat program ini terpantau melonjak tajam, dengan total pendaftar yang dilaporkan mencapai lebih dari 100 ribu orang, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan tujuan utama pelaksanaan program padat karya ini untuk mengantisipasi situasi global yang sedang tidak menentu.
"Kenapa dilakukan ini? Untuk membuat bantalan sosial. Memang ekonomi dunia kan tekanannya sekarang ini makin keras," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono Anung juga menekankan bahwa penyeleksian tenaga kerja akan diawasi secara ketat demi menghindari penyalahgunaan wewenang dan memastikan keterbukaan penuh kepada publik.
"Dan kekhawatiran untuk 'orang dalam' main-main, saya sudah sampaikan ke Bu Dewi, tidak boleh ada. Transparan, terbuka, karena ini dijaga dan ditunggu oleh masyarakat Jakarta," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Tingginya angka pendaftaran dalam program ini turut dikonfirmasi oleh pihak Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta yang mencatat lonjakan data pelamar harian.
"Jadi untuk padat karya sudah dibuka 37 lowongan pekerjaan dan per hari ini memang ada 100.000 pendaftaran," ungkap Marulina Dewi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.
Penerimaan kerja tahap awal mencakup 37 kategori pekerjaan di berbagai instansi daerah, seperti Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Beberapa jabatan yang disediakan antara lain petugas lalu lintas (flagman), petugas pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO), petugas keamanan, pekerja lapangan, tenaga administrasi, mandor, tukang listrik, kenek, pengawas, hingga tenaga tukang gali untuk layanan pengujian sondir.
Fase pendaftaran gelombang pertama ini dijadwalkan berakhir pada tanggal 25 dan 26 Juni, sementara hasil kelulusan diumumkan pada 27 Juni 2026 bersamaan dengan dibukanya pendaftaran tahap kedua.
Mayoritas pekerja yang dinyatakan diterima ditargetkan mulai aktif bertugas pada 1 Juli 2026 dengan durasi kontrak kerja yang berlangsung sampai tanggal 30 September 2026.