Aksi Jual Massal Tekan Saham BUMI Turun 4,7 Persen

Share

Aksi lepas saham secara masif oleh investor domestik dan asing menekan harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) hingga anjlok sebesar 4,7 persen ke level Rp 204 pada sesi I perdagangan hari Senin (18/5/2026) pukul 11.27 WIB.

Penurunan tajam nilai saham emiten pertambangan batu bara tersebut terjadi di tengah pelemahan mendalam yang melanda Indeks Harga Saham Gambungan (IHSG).

Dilansir dari Investor Daily, aktivitas perdagangan saham berkode emiten BUMI ini mencatatkan volume yang sangat besar hingga mencapai 2,12 miliar saham. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 43.448 kali dengan total nilai transaksi menyentuh Rp 435,82 miliar.

Data dari aplikasi Stockbit Sekuritas memperlihatkan bahwa amblasnya harga saham BUMI dipicu oleh tekanan jual yang signifikan. Akumulasi nilai jual bersih atau net sell dari investor domestik dan asing tercatat sebesar Rp 195 miliar, yang menempatkan emiten Grup Bakrie dan Salim ini di posisi tertinggi kedua di antara saham-saham lain.

Pihak BRI Danareksa Sekuritas merinci sejumlah katalis negatif yang memicu pelemahan IHSG secara keseluruhan, termasuk merosotnya nilai tukar rupiah ke level terendah baru yang meningkatkan risiko foreign outflow. Faktor lain yang menekan pasar adalah langkah MSCI mengeluarkan beberapa saham dari MSCI Standard & Small Cap Index serta keputusan FTSE Russell menunda peningkatan status pasar Indonesia.

Sentimen negatif global turut memperparah keadaan pasar modal, seperti minimnya kesepakatan besar dalam pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping, eskalasi konflik AS-Iran, serta melemahnya mayoritas bursa Asia.

Meskipun mencatatkan net sell investor asing sebesar Rp 300,47 miIiar untuk periode 4 hingga 13 Mei 2026, saham BUMI terpantau mulai diakumulasi oleh investor domestik melalui beberapa broker.

Berdasarkan data perdagangan, Maybank Sekuritas Indonesia mencatatkan pembelian bersih atau net buy untuk investor domestik senilai Rp 155,9 miliar dengan harga rata-rata Rp 222. Langkah akumulasi serupa juga diikuti oleh Stockbit Sekuritas sebesar Rp 78,1 miliar, Indo Premier Sekuritas Rp 72,5 miIiar, dan Mandiri Sekuritas senilai Rp 70,7 miIiar.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BUMI ihsg pasar modal saham
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author