Assan Ouedraogo Perkuat Timnas Jerman di Piala Dunia 2026

Share

Gelandang muda RB Leipzig, Assan Ouedraogo, dipanggil secara mendadak ke dalam skuad Timnas Jerman menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 untuk menggantikan posisi Lennart Karl yang mengalami cedera.

Pemanggilan ini mengejutkan pemain berusia 20 tahun tersebut karena sebelumnya ia sempat mengubur mimpi untuk tampil di turnamen tersebut. Kabar pemanggilan ini dilansir oleh media Jerman DER WESTEN pada 13 Juni 2026.

Assan Ouedraogo mengawali karier sepak bolanya di klub TuS Union 09 Mülheim sebelum kemudian pindah ke akademi Schalke 04. Penampilan impresifnya di Schalke membuat RB Leipzig membelinya dengan nilai transfer sepuluh juta euro pada musim panas 2024.

Mantan rekan setim Ouedraogo saat di Mülheim, Tara-Josephine Resing, memberikan kesaksian mengenai bakat luar biasa sang pemain sejak masa kecil. Resing yang sempat bermain bersama hingga usia delapan tahun mengaku sudah melihat perbedaan kualitas Ouedraogo.

"Assan ist damals schon sehr aufgefallen, vor allem spielerisch. Wenn man ihn mit den anderen Kindern verglichen hat, war er einen Riesenschritt voraus" kata Tara-Josephine Resing, mantan rekan setim Assan Ouedraogo.

Resing yang kini bermain sepak bola untuk sebuah perguruan tinggi di Amerika Serikat juga masih mengingat kemampuan mencetak gol Ouedraogo yang di atas rata-rata anak seusianya. Selain unggul dalam kemampuan teknis, pemain kelahiran Mülheim itu juga dikenal memiliki kepribadian yang ramah.

"Ich erinnere mich noch an ein Tor, das er mit einer Art Flugkopfball erzielt hat. Er hat fast jeden Abschluss verwandelt. Das Besondere am jungen Ouedraogo: Man konnte sich gut mit ihm unterhalten und gut mit ihm spielen. Er war nie jemand, der gesagt hat: ‚Ich bin der Beste‘. Er war ein sehr guter Mitspieler" tutur Tara-Josephine Resing.

Meskipun komunikasi di antara keduanya sempat berkurang seiring berjalannya waktu, sifat rendah hati Ouedraogo tidak berubah saat bertemu di lingkungan tempat tinggal mereka yang berdekatan. Ouedraogo bahkan dilaporkan sempat mengunjungi para pemain muda di mantan klubnya, TuS Union 09 Mülheim.

"Ich hatte nicht mehr so viel kontakt mit ihm, aber wenn man ihn auf der straße getroffen hat, war er immer bodenständig. Vor Kurzem war er auch noch einmal bei Union (TuS Union 09 Mülheim) und hat die jüngeren Spieler besucht. Er war dort auch sehr bodenständig. Er ist ein echt netter und lieber Junge" jelas Tara-Josephine Resing.

Kini Resing bersama sang ayah, yang dahulu bertindak sebagai pelatih Ouedraogo di Mülheim, bersiap memberikan dukungan penuh untuk sang gelandang di ajang Piala Dunia 2026.

"Man kennt ihn seit klein auf und sieht jetzt, welchen Weg er gemacht hat. Es ist schon cool, das mitzuerleben und sagen zu können, dass man mit ihm zusammengespielt hat" ujar Tara-Josephine Resing.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author