Jan Paul van Hecke Tunda Pembahasan Transfer Demi Piala Dunia

Share

Bek tengah Brighton & Hove Albion Jan Paul van Hecke memilih menunda pembahasan masa depannya di tengah rumor ketertarikan Liverpool dan Tottenham Hotspur menjelang laga perdana timnas Belanda di Piala Dunia melawan Jepang di Dallas pada Minggu (14/6/2026).

Pemain berusia 26 tahun tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tertuju sepenuhnya pada performa bersama tim nasional, sementara keputusan mengenai kelanjutan karier di level klub baru akan diambil setelah turnamen selesai.

Dilansir dari OneFootball, Liverpool sempat memantau Van Hecke sebelum kepergian pelatih Arne Slot, sedangkan Tottenham dilaporkan telah mengajukan dua tawaran yang kemudian ditolak oleh pihak Brighton.

"First of all, I just want to focus on the Dutch national team on Sunday." kata Jan Paul van Hecke, Bek Brighton & Hove Albion.

Van Hecke menambahkan bahwa pertandingan pembuka tersebut sangat krusial bagi dirinya dan tim, sehingga ia tidak ingin terdistraksi oleh spekulasi transfer yang sedang berkembang meskipun ia menyadari adanya ketertarikan dari klub lain.

"That is a very important match for us, for me. So that’s my focus until now. Of course, things are also playing, and I know that myself too. But that’s not for now, that’s more after the World Cup. I will then see where I play." ujar Jan Paul van Hecke, Bek Brighton & Hove Albion.

Pemain lini belakang ini juga mengisyaratkan bahwa kepastian mengenai langkah karier selanjutnya sebenarnya sudah ia tetapkan secara personal sebelum turnamen akbar ini dimulai.

"I have also said very clearly that I would like to have clarity for myself before the World Cup. And I have that too. But then for now for myself it’s just clear. I just want to play the World Cup as well as possible." ucap Jan Paul van Hecke, Bek Brighton & Hove Albion.

Situasi ini memicu spekulasi bahwa Brighton telah mengantisipasi kepergiannya dengan membidik bek Kroasia, Luka Vuskovic, sebagai langkah antisipasi di lini pertahanan mereka.

"That clarity will probably come after the World Cup when when I make that step, then it’s clear to everyone." tutur Jan Paul van Hecke, Bek Brighton & Hove Albion.

Perjalanan karier Van Hecke tergolong unik karena ia masih bermain di level amatir pada usia 17 tahun sebelum akhirnya menembus kompetisi elite, di mana mantan klubnya, NAC Breda, memegang klausul bagi hasil penjualan sebesar 7,5 persen.

"My story is special anyway, because I was still playing as a main class amateur at 17." kata Jan Paul van Hecke, Bek Brighton & Hove Albion.

Ia merasa bersyukur karena langkah besar dalam kariernya ini nantinya dapat memberikan dampak finansial yang positif bagi klub tempat ia memulai peruntungan di dunia sepak bola.

"We were promoted then and that is of course special now that you take such a step and very nice amounts will eventually go back to where you started. Of course those people are watching and thinking about that amount!" ujar Jan Paul van Hecke, Bek Brighton & Hove Albion.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author