Cucu Bunuh Nenek dan Selingkuhan di Banyumas
Aksi pembunuhan ganda menimpa seorang lansia bernama Kartinah (81) dan seorang remaja perempuan berinisial AA (18) di daerah Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Aparat kepolisian menangkap pelaku pria berinisial A alias D (24), yang merupakan cucu dari korban Kartinah, di wilayah Banjarnegara setelah sempat melarikan diri dari tempat kejadian perkara.
Kepala Kepolisian Resor Kota Banyumas Kombes Petrus Silalahi menjelaskan bahwa tindak pidana pembunuhan tersebut terjadi pada Kamis (11/6) pukul 19.30 WIB dengan korban pertama adalah sang nenek, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Pertama yang dibunuh neneknya. Pakai palu dipukul bagian leher, jatuh kemudian pelaku mengikat leher menggunakan tali rafia dan dicekik hingga meninggal dunia," kata Petrus dilansir detikJateng, Minggu (14/6/2026).
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa korban kedua, yaitu AA, memiliki hubungan asmara terlarang sebagai selingkuhan dari pelaku A.
Tersangka kemudian menghubungi AA via telepon untuk datang ke rumah Kartinah dengan maksud menghabisi nyawa remaja perempuan tersebut setelah proses pembunuhan pertama selesai dilakukan.
Warga sekitar lokasi kejadian mulai menaruh curiga pada Jumat (12/6) pagi saat melihat tersangka masih berada di dalam kediaman Kartinah sebelum akhirnya pergi dan sempat dicegat oleh masyarakat setempat.
Masyarakat yang curiga kemudian melakukan pemeriksaan ke seluruh ruangan rumah hingga menemukan jasad AA bersimbah darah di kamar dan jasad Kartinah di dalam sumur.
"Jadi tahunya si Mbah ini di sumur, dicari sama warga, ditelusuri. Terus lihat sumur tutupnya terbuka jadi curiga. Tambah siang jadi kelihatan, terus disorot pakai senter jadi kelihatan," ungkap Petrus.