Turki Hadapi Australia di Piala Dunia 2026
Tim nasional Turki akan menghadapi tantangan Australia dalam pertandingan babak grup Piala Dunia 2026 yang digelar di BC Place, Vancouver, pada Minggu (14/6/2026).
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi skuad Crescent Stars karena didukung modal positif dari statistik sejarah pertemuan kedua tim yang selalu berpihak kepada mereka.
Dilansir dari suaramerdeka.com, rekor menunjukkan bahwa Socceroos belum pernah memetik satu kemenangan pun atas Turki dari total dua kali pertemuan masa lalu yang terjadi pada tahun 2004.
| Tanggal | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|
| 07/06/2026 | Swiss vs Australia | 1-1 |
| 31/05/2026 | Meksiko vs Australia | 1-0 |
| 31/03/2026 | Australia vs Curacao | 5-1 |
| 27/03/2026 | Australia vs Kamerun | 1-0 |
| 19/11/2025 | Kolombia vs Australia | 3-0 |
Pada pertemuan pertama tahun 2004, Turki menang dengan skor tipis 1-0 atas Australia, kemudian beberapa hari setelahnya mereka kembali unggul lewat kemenangan 3-1.
Meskipun demikian, komposisi skuad dan kursi pelatih kedua negara saat ini telah mengalami transformasi besar dibandingkan kondisi pada 2004 silam.
Tim asuhan Vincenzo Montella memiliki catatan meyakinkan menjelang turnamen dengan tidak terkalahkan serta mengemas empat kemenangan dari lima laga terakhir mereka.
| Tanggal | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|
| 07/06/2026 | Venezuela vs Turki | 1-2 |
| 02/06/2026 | Turki vs Makedonia Utara | 4-0 |
| 01/04/2026 | Kosovo vs Turki | 0-1 |
| 27/03/2026 | Turki vs Rumania | 1-0 |
| 19/11/2025 | Spanyol vs Turki | 2-2 |
Di kubu lawan, Australia asuhan Tony Popovic menunjukkan performa yang cenderung inkonsisten karena hanya memenangkan dua laga dari lima pertandingan terakhir mereka.
Pertarungan sektor tengah akan menjadi kunci utama permainan, di mana Australia mengandalkan Jackson Irvine dan Connor Metcalfe untuk meredam kreativitas Arda Guler serta Hakan Calhanoglu.
"Turki selalu menang dalam dua pertemuan terakhir melawan Australia."
Catatan rekor tersebut menempatkan Turki sebagai tim yang lebih diunggulkan, sementara Australia diproyeksikan memaksimalkan kekuatan fisik untuk menciptakan kejutan.