Shamil Gaziev Hadapi Brando Pericic dalam Duel UFC di Perth

Share

Petarung kelas berat UFC Shamil Gaziev dijadwalkan kembali naik oktagon untuk menghadapi Brando Pericic dalam ajang UFC di Perth, Australia, pada 2 Mei 2026. Pertandingan penting ini menjadi momentum bagi Gaziev untuk mempertahankan eksistensinya di divisi kelas berat, sebagaimana dilansir dari Bola.

Laga di Australia ini bakal menjadi pembuktian konsistensi bagi Gaziev dalam menjaga fokus serta strategi bertarung. Setelah melewati hasil naik turun pada beberapa pertandingan terakhir, ia kini mengandalkan pengalaman menghadapi lawan-lawan tangguh agar bisa tampil lebih terukur.

Fokus utama Gaziev dalam menghadapi Pericic adalah mengamankan kemenangan mutlak tanpa memikirkan metode penyelesaiannya. Langkah ini dipandang sebagai babak baru yang krusial untuk mengembalikan posisinya ke jalur kemenangan.

“Saya hanya perlu memenangkan pertarungan ini. Bagaimana caranya tidak terlalu penting. Setelah itu, baru saya akan memikirkan masa depan,” ujar Shamil Gaziev, petarung UFC.

Evaluasi terhadap kekalahan terdahulu juga sudah dilakukan oleh Gaziev bersama tim pelatih. Ia mengakui bahwa hasil minor sebelumnya bukan disebabkan oleh kendala teknik, melainkan akibat faktor pendekatan mental dan rasa percaya diri yang berlebihan untuk menyudahi laga secara cepat.

“Itu bukan masalah gaya bertarung, tapi masalah kepercayaan diri. Saya terlalu percaya diri dan ingin menyelesaikan pertarungan dengan cepat. Tapi hasilnya tidak sesuai harapan,” ungkap Shamil Gaziev.

Guna mengatasi kelemahan tersebut, tim pelatih kini menerapkan strategi baru yang lebih matang dan penuh perhitungan. Gaziev memilih untuk melangkah secara bertahap demi mengamankan poin kemenangan di setiap ronde.

“Sekranag kami lebih fokus, lebih banyak berpikir, dan mempersiapkan strategi untuk setiap pertarungan. Saya mengubah strategi dan akan melangkah step by step untuk meraih kemenangan,” tambah Shamil Gaziev.

Di sisi lain, kesiapan mental yang santai menjadi modal utama bagi petarung ini dalam mengatasi tekanan besar menjelang duel. Gaziev menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengalami tekanan mental yang berlebihan karena sangat mencintai olahraga ini.

“Saya tidak bisa mengatakan apakah itu lebih baik atau tidak, karena saya belum pernah mengalami mental breakdown dalam hidup saya. Bagi saya, bertarung adalah sesuatu yang sangat saya cintai,” tutur Shamil Gaziev.

Rasa cinta terhadap dunia seni bela diri campuran diakui membuat seluruh persiapan terasa lebih ringan bagi dirinya. Saat ini Gaziev tinggal menunggu jadwal resmi untuk memasuki arena pertandingan.

“Secara mental, semuanya sangat mudah bagi saya, karena ini adalah hal yang saya sukai. Saya hanya menunggu waktu untuk masuk ke dalam cage dan melakukan pekerjaan saya,” pungkas Shamil Gaziev.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author