Ruben Onsu Ungkap Sarwendah Hanya Hubungi Terkait Tagihan Pasca-Cerai
Presenter Ruben Onsu mengungkapkan dinamika komunikasinya dengan sang mantan istri, Sarwendah, yang dinilai lebih lancar ketika membahas mengenai pembayaran tagihan bulanan dibandingkan dengan perkembangan anak-anak mereka pasca-perceraian.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Ruben Onsu dalam program acara Pagi Pagi Ambyar yang dilansir melalui KOMPAS.com pada Kamis (11/6/2026). Hubungan mantan suami istri ini kembali memanas di media sosial akibat persoalan pemenuhan nafkah anak dan hak asuh.
Ruben Onsu menjelaskan bahwa mantan istrinya tersebut pernah berinisiatif untuk menghubungi dirinya terlebih dahulu, namun pembicaraan itu hanya terjadi pada momen-momen tertentu.
"Pernah (dihubungi dulu)," ungkap Ruben.
Menurut penjelasan lebih lanjut dari sang presenter, panggilan atau pesan dari Sarwendah tersebut biasanya berkaitan langsung dengan kewajiban finansial yang harus diselesaikan.
"(Karena) memang udah tagihan, memang itu udah waktunya bayar," lanjutnya.
Meskipun komunikasi yang diinisiasi oleh mantan istrinya berfokus pada masalah dana, Ruben mengaku tidak keberatan karena menganggap hal tersebut sebagai bagian dari tanggung jawabnya.
"Dan itu oke, fair," ucap Ruben.
Namun, ayah tiga anak ini melihat adanya perbedaan sikap dari Sarwendah ketika pembicaraan beralih ke topik mengenai kondisi dan kabar harian anak-anak mereka.
"(Update tentang anak) Enggak, biasa," kata Ruben.
Pria berusia 42 tahun ini menambahkan bahwa dirinya sering kali harus mencari tahu sendiri aktivitas anak-anaknya melalui unggahan media sosial orang lain.
"Saya tahunya dari story, dari orang-orang yang ngetag," ungkap Ruben.
Terkait urusan sekolah maupun perkembangan buah hati mereka, Ruben mengklaim bahwa pihaknyalah yang harus mengambil langkah aktif untuk mencari informasi.
"Sampai anak ngambil raport, saya masih nanya, gimana raportnya?" tutur Ruben.
Kondisi interaksi antara mantan pasangan suami istri tersebut kemudian memancing respons langsung dari salah satu pemandu acara televisi yang sedang bertugas.
"(Komunikasi tentang anak) Kurang berjalan lancar, tapi giliran tagihan baru lancar gitu loh," tutur Dewi.
Di sisi lain, keputusan Ruben untuk bersikap pasif dan tidak banyak bicara di hadapan publik selama ini justru menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi citra dirinya.
"Ternyata salah ya, diemnya kita malah terkesan mengaminkan (ucapan orang)," ungkap Ruben.
Perselisihan ini awalnya mencuat ke publik setelah Sarwendah membuat unggahan reflektif yang bernada sindiran di platform media sosial Threads. Unggahan tersebut kemudian ditanggapi secara emosional oleh adik Sarwendah, Wendy, sebelum akhirnya dibalas oleh Ruben yang menuding pihak keluarga mantan istrinya ikut memperkeruh situasi.
Konflik terbuka ini dipicu oleh keputusan Ruben yang menghentikan kucuran dana nafkah anak sejak Desember 2025. Selain itu, status rumah gana-gini yang masih menjadi agunan pinjaman bank serta adanya pembatasan akses pertemuan langsung dengan anak-anak tanpa perantara turut memperumit hubungan keduanya setelah resmi diputus cerai secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 September 2024.