Klinik Korea Selatan Gelar Simposium Internasional Bedah Wajah
Klinik Bedah Plastik AB Korea Selatan menggelar International Fellowship in Advanced Aesthetic Science (IFAAS) 2026 Facial Contouring International Symposium yang dihadiri spesialis bedah estetika global. Pertemuan ilmiah ini menjadi sarana penting bagi para praktisi kedokteran dunia untuk mendalami teknik mutakhir serta sistem keamanan medis dalam pembedahan kontur wajah.
Acara tahunan yang bertempat di AB Plastic Surgery ini menandai kali ketiga institusi tersebut dipercaya sebagai tuan rumah. Capaian ini sekaligus menegaskan peran aktif mereka dalam memperkuat pertukaran ilmu pengetahuan serta pengembangan prosedur bedah wajah modern berskala internasional, seperti dikutip dari Detik Health.
Program akademik dalam simposium ini disusun berdasarkan akumulasi data klinis dan pengalaman operatif selama bertahun-tahun. Perwakilan AB Plastic Surgery, dr. Jo Dong Pill, bertindak sebagai pembicara utama untuk memaparkan teknik tingkat lanjut dalam operasi pembentukan sudut wajah.
Reputasi global terhadap keahlian dan pengalaman klinis kedokteran Korea Selatan semakin diakui lewat demonstrasi langsung. Simposium ini memadukan sesi pemaparan teori dengan agenda Live Surgery guna memperlihatkan penerapan teknik terbaru secara riil.
"Secara khusus, prosedur operasi yang memanfaatkan analisis presisi berbasis 3D-CT untuk mengevaluasi struktur tulang wajah dan distribusi saraf demi meminimalkan risiko cedera saraf menarik perhatian besar dari tenaga medis internasional," kata dr. Jo Dong Pill dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).
Menurut dr. Jo Dong Pill, forum ini menjadi wadah krusial bagi interaksi ilmiah para dokter sedunia. Penekanan utama diberikan pada aspek keamanan pasien lewat perencanaan rekonstruksi yang matang.
"IFAAS Symposium merupakan platform akademik penting bagi tenaga medis dunia untuk berbagi teknik terbaru facial contouring dan pengalaman klinis. Dalam operasi facial contouring, hal terpenting adalah menghindari reseksi tulang berlebihan dan menciptakan rencana operasi yang presisi berdasarkan struktur anatomi pasien untuk memastikan keamanan dan hasil yang optimal," ujar dr. Jo Dong Pill.
Pihak klinik berkomitmen untuk terus memajukan standar pelayanan lewat riset berkelanjutan. Langkah ini diambil demi mengakomodasi kebutuhan pasien global yang datang ke Korea Selatan.
"Kami akan terus mengembangkan pengalaman klinis melalui penelitian berkelanjutan dan pertukaran akademik internasional agar dapat menyediakan layanan medis yang lebih sistematis dan aman bagi pasien global yang mencari plastic surgery Korea," sambungnya.
Respons Positif Peserta Internasional
Agenda demonstrasi bedah langsung atau Live Surgery bentukan tim medis Korea Selatan ini memicu impresi positif dari para dokter asing yang hadir. Metode penanganan struktur anatomi yang diperlihatkan dinilai sangat akurat.
"Pemahaman anatomi dan teknik reseksi presisi Dr. Jo Dong Pill sangat mengesankan. Sangat berarti dapat melihat langsung sistem operasi yang mempertimbangkan fungsi dan keselamatan pasien, bukan hanya hasil estetika," kata salah satu dokter bedah plastik peserta symposium.
Protokol penanganan pasien yang terukur dan pemanfaatan perangkat pemindai mutakhir menjadi poin utama yang diapresiasi. Alur kerja medis tersebut dinilai berpotensi diterapkan di negara asal peserta.
"Sistem analisis presisi menggunakan 3D-CT dan protokol operasi yang sistematis dijalankan dengan sangat baik. Teknik dan pengalaman klinis yang dibagikan dalam symposium ini diperkirakan akan sangat membantu praktik medis di negara kami," tutup peserta symposium.