Mengintip Kemewahan Hotel Timnas di Piala Dunia 2026
Gelaran Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan menyoroti berbagai kesiapan fasilitas, termasuk akomodasi hotel untuk para tim nasional yang bertanding. Dilansir dari Detik Travel, FIFA menetapkan aturan ketat bahwa penginapan bagi para pemain sepak bola harus menyediakan fasilitas pemulihan fisik yang sangat memadai.
Sejumlah grup hotel raksasa kelas atas telah ditunjuk untuk melayani kebutuhan akomodasi selama 104 pertandingan berlangsung. Jaringan besar seperti Marriot Bonvoy, Hilton, Hyatt, Accor, Wyndham, hingga Four Seasons turut ambil bagian dalam memfasilitasi para pemain, seperti dikutip dari Voyages de Affaires.
Tim nasional Argentina memilih Origin Kansas City Riverfront, sebuah hotel trendi di bawah jaringan Wyndham, sebagai markas mereka. Pengelola melakukan rombakan total pada lobi hingga detail interior Kamar 202 yang menjadi kamar khusus untuk Lionel Messi.
"Semangat Argentina terasa sepenuhnya di setiap sudut hotel ini," puji Chiqui Tapia, Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina melalui akun X miliknya.
Estimasi tarif kamar di hotel ini dimulai dari Rp 1,8 juta hingga Rp 3,2 juta++ per malam pada musim biasa, dan dapat melonjak berkali-kali lipat selama turnamen. Berbeda dengan Argentina, tim nasional Inggris memilih privasi tinggi di alam terbuka dengan menyewa penuh The Inn at Meadowbrook.
Penginapan butik berkapasitas 54 kamar di pinggiran Kansas City ini diubah menjadi benteng pertahanan ketat yang dilengkapi sistem canggih penangkal drone mata-mata. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, menyukai estetika pondok pedesaan di hotel ini dengan estimasi harga kamar berkisar antara Rp 3,8 juta hingga Rp 32 juta per malam untuk tipe suite termewah.
Nuansa Klasik Eropa dan Fasilitas Cagar Alam
Tim nasional Jerman memilih markas di Winston-Salem dengan menempati Graylyn Estate, sebuah hotel butik bersejarah milik Universitas Wake Forest. Penginapan yang dibangun pada tahun 1920-an ini menawarkan atmosfer halaman bergaya Eropa klasik.
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, menyebut atmosfer di tempat ini sangat mirip dengan pusat pelatihan legendaris mereka di Jerman. Para pemain Jerman akan menempati area The Mews, yaitu kompleks kamar yang mengelilingi taman dalam hotel dengan rata-rata tarif mulai dari Rp 4,5 juta hingga Rp 8 juta++ per malam.
Sementara itu, tim nasional Swiss memilih Fairmont Grand Del Mar di San Diego, California, yang dikelilingi taman seluas 160 hektar dan berbatasan langsung dengan cagar alam. Fasilitas mewah yang tersedia meliputi empat kolam renang, spa kelas dunia, lapangan golf pribadi 18 lubang, pusat berkuda, serta restoran bintang tiga Michelin bernama Addison. Tarif kamar standar di hotel ini berkisar antara Rp 6,4 juta hingga belasan juta rupiah per malam.
Perburuan Kemewahan Jaringan Four Seasons
Tim nasional Portugal dan Prancis sama-sama memilih jaringan hotel Four Seasons untuk memanjakan para pemain mereka. Cristiano Ronaldo dan timnas Portugal menginap di Four Seasons Palm Beach yang menyediakan hidangan dari koki bintang Michelin, Mauro Colagreco.
Di sisi lain, timnas Prancis yang dipimpin oleh Kylian Mbappé dan Didier Deschamps memilih kemewahan bintang lima di Four Seasons Boston. Tarif kamar standar di hotel ini dimulai dari kisaran Rp 9,8 juta hingga Rp 16 juta++ per malam.
Mobilisasi rombongan timnas ke Amerika Utara ini membutuhkan anggaran yang sangat besar. Sebagai gambaran, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dikabarkan menganggarkan dana sekitar €24,4 juta (Rp 432 miliar), dengan sekitar Rp 140 miliar habis khusus untuk membiayai akomodasi hotel dan base camp.