Real Madrid Incar Luis Enrique Gantikan Alvaro Arbeloa

Share

Spekulasi mengenai sosok pelatih baru Real Madrid menjelang musim panas 2026 mulai bermunculan. Posisi Alvaro Arbeloa yang saat ini menjabat sebagai pelatih interim dinilai hanya menjadi solusi jangka pendek di Santiago Bernabeu.

Seperti dilansir dari Bola, Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai juru taktik sementara untuk menggantikan Xabi Alonso yang dipecat di tengah musim. Kendati demikian, belum ada tanda-tanda dari pihak klub untuk mempermanenkan statusnya.

Beberapa nama pelatih top mulai dikaitkan dengan raksasa Spanyol tersebut. Pada pekan lalu, Jose Mourinho yang pernah menangani El Real sempat masuk dalam radar bidikan, namun pria yang kini melatih Benfica itu segera membantah rumor ketertarikannya.

Manajemen Real Madrid dikenal memiliki rekam jejak yang sukses ketika menunjuk kembali mantan arsitek mereka. Carlo Ancelotti menjadi bukti paling sahih dari penerapan formula tersebut.

Carlo Ancelotti kembali ke Madrid pada musim panas 2021 dan berhasil menyumbangkan dua trofi La Liga, dua gelar Liga Champions, serta satu trofi Piala Dunia Antarklub pada periode keduanya. Pencapaian ini melengkapi kesuksesannya di periode pertama pada 2013-2015 yang menghasilkan satu trofi Liga Champions dan satu Copa del Rey.

Langkah serupa juga pernah diterapkan pada Zinedine Zidane. Legenda sepak bola Prancis tersebut sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Champions dan satu trofi La Liga di periode pertama, sebelum menambah satu gelar liga lagi pada masa bakti keduanya.

Luis Enrique Jadi Opsi Mengejutkan

Kini, manajemen klub dilaporkan membuka peluang untuk menunjuk mantan pemain mereka kembali, meskipun keputusan ini berpotensi memicu perdebatan. Sosok yang dimaksud adalah Luis Enrique.

Nama Luis Enrique mencuat setelah dilontarkan oleh mantan pemain Barcelona, Miguel Angel Nadal, dalam sebuah pernyataan kepada pihak BetBrothers.

"Menarik jika melihat Jurgen Klopp di Real Madrid. Selain itu, saat ini Anda juga butuh figur rujukan. Sulit menunjuk pelatih yang tidak punya bobot,” ujar Miguel Angel Nadal.

"Ada opsi lain, tentu bukan hanya Klopp. Itu akan mengejutkan. Tapi, menurut saya, opsi menarik lainnya adalah Luis Enrique."

"Namun, itu akan sangat eksplosif. Sepak bola penuh kejutan. Memang benar, ketika situasi sulit… pada titik tertentu Anda butuh sosok dengan kepribadian khusus," kata Miguel Angel Nadal melanjutkan.

Bayang-Bayang Resistensi Suporter

Munculnya nama Luis Enrique sebagai kandidat menarik tidak lepas dari sejarah masa lalunya dengan Los Blancos. Pria tersebut pernah meninggalkan ibu kota Spanyol pada tahun 1996 demi menyeberang ke klub rival abadi, Barcelona.

Bersama Blaugrana, ia berkarier hingga gantung sepatu pada tahun 2004. Luis Enrique bertransformasi menjadi sosok penting di Katalonia dengan memenangkan dua gelar La Liga, dua Copa del Rey, serta satu trofi Piala Winners.

Dalam sebuah kesempatan, Luis Enrique juga pernah mengutarakan bahwa dirinya mendapatkan apresiasi tinggi dan kedekatan emosional di Barcelona, hal yang diklaim tidak ia rasakan sewaktu berseragam Madrid.

Apabila skenario kembali ke Santiago Bernabeu sebagai pelatih benar-benar terwujud, proses adaptasi dengan publik Madrid diprediksi akan berjalan alot. Rekam jejak panjangnya bersama Barcelona, baik selaku pemain maupun pelatih, berisiko melahirkan penolakan dari basis pendukung setia Real Madrid.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author