Real Madrid dan Atletico Madrid Perebutkan Bernardo Silva
Dua klub raksasa La Liga, Real Madrid dan Atletico Madrid, dilaporkan saling sikut untuk mengamankan tanda tangan gelandang asal Portugal, Bernardo Silva, yang kini berstatus bebas agen setelah meninggalkan Manchester City.
Dilansir dari AS, kehadiran Jose Mourinho sebagai pelatih baru Real Madrid mengubah arah perburuan sang pemain, membuat Silva menghentikan pembicaraan lanjutan dengan Barcelona.
Sementara itu, Barcelona menolak menaikkan tawaran gaji mereka setelah Silva menaikkan tuntutan upahnya akibat ketertarikan dari duo klub Madrid, seperti yang dilaporkan oleh MARCA.
Mourinho menjadikan pemain berusia 31 tahun tersebut sebagai target transfer utama musim panas demi menambah kontrol dan pengalaman di lini tengah Los Blancos.
Pihak manajemen Real Madrid dikabarkan bersedia memberikan kontrak jangka pendek berdurasi dua tahun yang dinilai menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Di sisi lain, Atletico Madrid menjadikan Silva sebagai prioritas utama karena ingin menjadikannya sebagai pusat proyek sepak bola baru mereka di bawah asuhan Diego Simeone.
Atletico berniat memberikan peran kepemimpinan yang krusial kepada Silva untuk mengisi kekosongan yang kemungkinan ditinggalkan oleh Antoine Griezmann.
Meskipun demikian, kepastian mengenai pelabuhan baru sang gelandang dipastikan tidak akan tercapai dalam waktu dekat karena fokus sang pemain saat ini tertuju pada ajang Piala Dunia.
Agen sang pemain, Jorge Mendes, menegaskan bahwa segala keputusan mengenai masa depan domestik kliennya baru akan diambil setelah turnamen internasional tersebut berakhir.
Barcelona sendiri kini berada dalam posisi menunggu, dengan anggapan dari beberapa eksekutif klub bahwa Silva merupakan sebuah kemewahan dan bukan kebutuhan mutlak bagi skuad Hansi Flick.
Hubungan Barcelona dengan Silva juga sempat menegang akibat beberapa pernyataan sang pemain dalam wawancara dengan media Sport yang dinilai kurang menghargai ketertarikan publik klub Catalan selama beberapa tahun terakhir.
"I haven’t made a decision yet. I want to be at a club that wants me, that’s for sure," kata Bernardo Silva saat diwawancarai pasca-pertandingan Portugal melawan Chile.
Pemain veteran tersebut juga enggan memberikan kepastian mengenai rumor yang selama ini mengaitkan dirinya dengan kepindahan ke Camp Nou.
"A club where I feel I will be useful. Is it a dream? I’m not going to answer that because I don’t know where I’ll end up. [Barcelona] is an option I have, but I haven’t made that decision yet. We don’t know what will happen," ujar Bernardo Silva menambahkan.
Pihak manajemen Barcelona dikabarkan menyayangkan komentar tersebut mengingat pendekatan konsisten yang telah mereka lakukan.
"Barça? It’s an option I have. The truth is that I have many options, and I’m not going to talk about one specific club if I haven’t made a decision yet," ucap Bernardo Silva dalam interviu terpisah dengan Sport.
Sikap keras kepala Silva mengenai masa depannya memicu ketidaknyamanan di jajaran direksi Blaugrana.
"I’m going to try to be at a team where they want me and where I truly feel wanted," tutur Bernardo Silva.
Di tengah situasi ini, Atletico Madrid memanfaatkannya untuk meyakinkan Silva bahwa mereka bisa menawarkan peran sentral yang tidak bisa diberikan oleh Real Madrid maupun Barcelona.
Berdasarkan laporan OneFootball, Atletico percaya karakteristik Silva yang pekerja keras, taktis, dan memiliki intensitas tinggi akan sangat cocok dengan filosofi bermain Simeone.
"Despite interest from Barcelona and the potential entry of Real Madrid, Atletico Madrid continues to prioritize securing his signature above all other moves," tulis laporan Marca yang dikutip OneFootball.
Klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut optimis bisa memenangkan persaingan meski harus menghadapi kekuatan finansial Real Madrid dan daya tarik sejarah Barcelona.
"Nothing deters Atletico from their aim to show Bernardo Silva that no other club will offer him such a pivotal role as he would have with the Rojiblancos," lanjut laporan Marca.
Strategi Atletico ini meniru kesuksesan masa lalu saat mereka memboyong Luis Suarez dari Barcelona.
"A final dance in the style of the one that allowed Luis Suárez to become an Atlético legend," sebut laporan dari Marca.
Pihak Atletico yakin performa Silva masih berada di level tertinggi untuk memimpin proyek olahraga mereka hingga beberapa tahun ke depan.
"There’s no doubt the Portuguese player is still capable of extending his career as the star of their project," tulis laporan Marca menutup analisisnya.
Seluruh proses negosiasi dan pengumuman resmi klub baru Bernardo Silva dipastikan tertunda hingga selesainya kampanye tim nasional Portugal di Amerika Utara.