Bhayangkara FC Tumbang dari Bali United di Stadion Dipta
Bhayangkara FC menelan kekalahan telak 1-4 dari Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta dalam laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 pada Minggu (17/5/2026). Dilansir dari Bola, pelatih Bhayangkara FC Paul Munster menyatakan kekecewaannya lantaran tim lawan mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif.
Skuat asuhan Paul Munster sebenarnya melepaskan 12 tembakan dengan 4 yang menemui sasaran, namun hanya menghasilkan satu gol lewat Moussa Sidibe pada menit ke-62. Sebaliknya, Bali United tampil lebih agresif dengan mencatatkan 16 peluang dan 9 di antaranya mengarah tepat ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Ketidakmampuan lini serang memaksimalkan momentum di depan gawang Mike Hauptmeijer menjadi sorotan utama sang pelatih selepas pertandingan berakhir.
"Kami memiliki beberapa peluang, tetapi tidak bisa memaksimalkannya menjadi gol. Mereka mencetak gol, sementara kami gagal memanfaatkan kesempatan yang ada," ujar Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.
Munster menjelaskan bahwa detail kecil seperti efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda besar dalam jalannya pertandingan sengit tersebut.
"Dalam pertandingan seperti ini, detail kecil sangat menentukan. Jika peluang bisa dikonversi menjadi gol, hasilnya tentu bisa berbeda. Kami sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol, tetapi itu tidak terjadi," kata Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.
Selain masalah konversi peluang, mantan arsitek Persebaya Surabaya ini juga mengkritik performa barisan pertahanan skuatnya yang dianggap abai terhadap instruksi taktis.
"Untuk gol pertama dan kedua, kami sebenarnya sudah tahu bagaimana cara mereka bermain. Tetapi ada beberapa pemain yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan itu menjadi masalah bagi kami," jelas Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.
Kelengahan lini belakang kembali terlihat saat penyerang Bali United, Irfan Jaya, mencetak gol ketiga pada menit ke-70 akibat kesalahan antisipasi dari pemain Bhayangkara FC.
"Gol ketiga juga lahir dari kesalahan kami sendiri. Kami seharusnya bisa membuang bola lebih baik dan lini pertahanan juga tidak cukup bagus dalam menerapkan jebakan offside," tambah Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.
Kendati demikian, juru taktik asal Irlandia Utara ini tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras Aqil Savik dan kawan-kawan yang terus memberikan perlawanan hingga peluit panjang berbunyi.
"Kami sudah mencoba segalanya dan melakukan pengorbanan untuk bisa mencetak gol. Tetapi kami tidak berhasil, sementara Bali United mampu memanfaatkan peluang mereka," ungkap Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.
Komentar lain datang dari penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Ilija Spasojevic, yang masuk sebagai pemain pengganti Dendy Sulistyawan pada menit ke-75.
Mantan penyerang Bali United tersebut mengaku senang bisa kembali merumput di Stadion Dipta meski gagal membawa timnya meraih poin.
"Saya senang sekali bisa kembali kesini. Selamat untuk Bali United atas kemenangan dan tiga poinnya. Semoga sukses kedepannya," ucap Ilija Spasojevic, Penyerang Bhayangkara FC.