Polda Sumsel Melatih 1.700 Anggota Satkamling Berbasis Teknologi
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melatih 1.700 anggota Satuan Keamanan Lingkungan di Mapolda Sumsel pada Rabu (10/6/2026) untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini Kamtibmas berbasis teknologi. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara berjenjang.
Pelatihan yang dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho ini mengusung tema revitalisasi keamanan berbasis partisipasi publik. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, jumlah peserta mencakup sebagian dari total 4.247 anggota Satkamling di wilayah hukum Polda Sumsel.
Sistem pelaksanaan acara ini menerapkan konsep hibrid demi efisiensi jangkauan. Sebanyak 100 perwakilan mengikuti arahan secara langsung di lokasi, sedangkan 1.600 peserta lainnya tersambung secara daring melalui Polres di wilayah masing-masing.
Dalam arahannya, Irjen Sandi Nugroho menekankan bahwa stabilitas keamanan lingkungan memerlukan sinergi kuat antara warga dan aparat penegak hukum.
"Keamanan bukan hanya milik Polri. Keamanan adalah milik kita bersama dan hak kita semua. Karena apabila kondisi tidak aman, masyarakat tidak dapat beribadah, bekerja, dan belajar dengan baik," kata Sandi.
Kapolda Sumsel kemudian memaparkan arti simbolis angka 24/7 pada rompi resmi petugas yang merujuk pada kesiapsiagaan penuh sepanjang pekan. Layanan call center 110 serta jaringan CCTV lingkungan disiapkan menjadi infrastruktur pendukung utama.
"Teknologi memang membantu, tetapi gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan tetap memiliki nilai yang sangat penting. Bertemu langsung dengan tetangga memberikan manfaat yang tidak dapat digantikan oleh media apa pun," ujarnya.
Sejumlah pakar dihadirkan sebagai pemateri, mulai dari Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Prof Rd Muhammad Ikhsan, Kepala Badan Kesbangpol Sumsel Arinarsa JS, hingga Sekretaris Dinas Kominfo Sumsel Deswan Ahsani.