Yeghishe Melikyan Rombak Skuad Armenia Jelang Hadapi Moldova

Share

Pelatih kepala tim nasional Armenia Yeghishe Melikyan melakukan eksperimen besar dengan merombak susunan pemain menjelang pertandingan persahabatan melawan Moldova di Stadion Republikan Vazgen Sargsyan, Yerevan, pada Selasa, 9 Juni 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi adaptasi jadwal intensif menjelang kompetisi resmi UEFA Nations League pada musim gugur mendatang.

Penegasan mengenai pentingnya ritme pertandingan ini disampaikan oleh Melikyan dalam konferensi pers sebelum laga. Tim kepelatihan memanfaatkan pertandingan kedua di bulan Juni ini untuk mengukur kapasitas pemulihan fisik para pemain setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Kazakhstan.

"We needed this kind of schedule because we will face a similar situation in the autumn. These friendly matches are an opportunity for us to check how well the team is recovering and how ready we will be for the Nations League matches," ujar Yeghishe Melikyan, Pelatih Kepala Timnas Armenia.

Perubahan komposisi pemain dipastikan bakal terlihat dalam pertandingan menghadapi Moldova. Melikyan memutuskan untuk mengistirahatkan sejumlah pilar yang tampil apik pada laga sebelumnya demi memberikan kesempatan bagi para wajah baru di starting lineup.

"There will be changes in the squad. Tomorrow you will see newcomers on the pitch, and some of them will be in the starting lineup for the first time. I understand that all of us need a win, but we have a direction and goals for the future. In order to understand what each player is capable of, we need experiments," kata Yeghishe Melikyan, Pelatih Kepala Timnas Armenia.

Keputusan mengambil risiko dengan menurunkan pemain yang belum berpengalaman dinilai sebagai langkah yang tepat. Melikyan memandang fase uji coba ini sebagai momen krusial untuk mengevaluasi tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

"I have taken these risks. If they pay off, it will be easier for us in the autumn. If not, we will have time to think and make changes," tutur Yeghishe Melikyan, Pelatih Kepala Timnas Armenia.

Dalam kesempatan tersebut, Melikyan juga membandingkan kekuatan Moldova dengan calon lawan mereka di Nations League mendatang. Menurutnya, karakteristik permainan lawan sangat mirip dengan tim-tim seperti Siprus dan Latvia.

"Moldova are very similar to Cyprus and Latvia. They have a similar style of play and are roughly at the same level. That is why it is important for our friendly opponents to be close to the teams we will face in official matches," ucap Yeghishe Melikyan, Pelatih Kepala Timnas Armenia.

Menanggapi berbagai kritik yang mengarah kepada dirinya, Melikyan menegaskan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas tugasnya. Ia menyatakan tidak mengkhawatirkan posisi jabatannya dan tetap percaya diri dengan proses yang sedang berjalan.

"I don’t need to be forgiven. I know my job and my place very well. I will never be in a position where someone has to forgive me or not forgive me. People may believe in me or not believe in me. I am not afraid of losing my job or anything else. Whether everything works out or not, we will see, but I am confident that I can help the national team, and we are on the right path," tegas Yeghishe Melikyan, Pelatih Kepala Timnas Armenia.

Meskipun menerima kritik dari publik, pelatih berusia 46 tahun tersebut meminta agar ekspektasi terhadap performa tim nasional tetap berpijak pada realitas yang ada mengingat beberapa kendala internal yang masih dihadapi.

"The national team has had problems, and I have spoken about them openly. We should not forget about those problems. Let’s think together and move forward. I accept criticism, but the demands must be realistic," sebut Yeghishe Melikyan, Pelatih Kepala Timnas Armenia.

Kondisi internal tim yang kondusif dikonfirmasi oleh gelandang Narek Grigoryan yang menyatakan kesiapan fisik dan keharmonisan skuad yang solid. Pertandingan persahabatan antara Armenia melawan Moldova dijadwalkan memulai sepak mula pada pukul 19:00 waktu Yerevan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author