Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Tewaskan 41 Orang
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang area lepas pantai Provinsi Sarangani, Pulau Mindanao, Filipina pada Senin (8/6) pagi waktu setempat yang mengakibatkan sedikitnya 41 orang meninggal dunia.
Bencana alam dahsyat tersebut dilaporkan memicu kerusakan luas di beberapa area Mindanao, merobohkan bangunan, memutus pasokan listrik dan air, serta sempat memicu peringatan tsunami, seperti dilansir dari Detikcom.
Berdasarkan data otoritas setempat yang dihimpun hingga Selasa (9/6) pagi, tercatat sedikitnya 479 orang mengalami luka-luka dan ribuan warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka akibat dampak kerusakan struktural.
Wilayah Soccsksargen, Provinsi Sarangani, Kota General Santos, Cotabato Selatan, dan wilayah Davao menjadi lokasi dengan catatan dampak kerusakan serta korban jiwa paling parah.
Pemerintah daerah setempat melaporkan infrastruktur publik mengalami kerusakan masif yang mencakup kerusakan pada 9 jembatan, 19 ruas jalanan lokal, serta 1.889 unit rumah warga yang dilaporkan rusak hingga hancur total.
Proses evakuasi, pencarian, dan penyelamatan hingga saat ini masih dipusatkan di Kota General Santos dan Provinsi Sarangani dengan bantuan helikopter karena beberapa akses jalan darat terputus.
Hingga saat ini dilaporkan masih ada 4 orang warga yang dinyatakan hilang, sementara ribuan pengungsi memilih bertahan di ruang terbuka guna menghindari dampak gempa susulan yang terus terjadi.