XR Justice Now Ancam Blokir Stasiun Utrecht Centraal
Kelompok aksi XR Justice Now mengancam akan memblokir seluruh jalur kereta api di Stasiun Utrecht Centraal pada Sabtu siang mendatang. Aksi massal di stasiun tersibuk di Belanda tersebut dilakukan demi menuntut embargo ekonomi penuh dan sanksi terhadap Israel.
Aksi ini dipicu oleh penangkapan awak armada Gaza oleh Israel awal pekan ini, termasuk empat peserta bantuan kemanusiaan serta seorang jurnalis dan kameraman dari BNNVARA. Rekaman video yang beredar memperlihatkan para peserta diperlakukan secara kasar, sehingga memicu kemarahan internasional sebelum akhirnya mereka diizinkan meninggalkan negara tersebut.
Rencana penutupan Utrecht Centraal dijadwalkan berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.00 waktu setempat. Namun, pihak penyelenggara belum bisa memastikan jumlah massa yang akan hadir dalam pemblokiran rel tersebut.
"We zijn geen club met een lidmaatschap. Je komt of je komt niet. Op het spoor wandelen is nogal spannend." kata juru bicara XR.
Menanggapi rencana tersebut, pihak operator kereta api Belanda (NS) menyatakan bahwa kawasan stasiun dan jalur rel sama sekali bukan tempat yang tepat untuk menggelar demonstrasi karena sangat membahayakan keselamatan.
"En het spoor al helemaal niet. Dat is levensgevaarlijk, voor reizigers, collega's en demonstranten." ujar juru bicara NS.
NS menjelaskan bahwa demonstrasi di dalam area stasiun tidak akan mengganggu perjalanan kereta. Sebaliknya, jika massa nekat memasuki rel, arus lalu lintas kereta api di sebagian besar wilayah Belanda terpaksa dihentikan total karena Utrecht Centraal merupakan simpul kereta terpenting di negara itu.
"We houden het goed in de gaten", kata juru bicara NS.
Hingga saat ini, NS bersama pengelola infrastruktur perkeretaapian ProRail belum mengambil langkah mitigasi awal seperti mengubah jadwal perjalanan, namun pemantauan situasi terus diperketat.
"Het spoor is geen plek om te demonstreren", kata pihak ProRail.
Di sisi lain, perwakilan pemerintah kota Utrecht mengaku sudah mengetahui rencana aksi demonstrasi tersebut. Pihak pemerintah kota menyatakan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk berspekulasi mengenai langkah-langkah penanganan yang akan diambil di lapangan.
Aksi protes di sektor perkeretaapian terkait situasi di Gaza belakangan ini semakin sering terjadi di Belanda. Menurut laporan RTV Utrecht, jalur kereta api dari dan menuju Den Haag Centraal juga sempat lumpuh akibat para pengunjuk rasa yang menduduki rel dengan tuntutan penghentian genosida di Gaza.