Waskita Karya Garap Proyek Strategis Nasional Sektor Infrastruktur
PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah menangani sejumlah proyek strategis nasional pada tahun 2026 yang meliputi penataan pascabencana di Aceh, pembangunan jalan, hingga proyek internasional. Agenda kerja ini didukung oleh capaian Nilai Kontrak Baru sebesar Rp3,1 triliun hingga Maret 2026.
Dilansir dari harianbasis.co yang melansir asatunews.co.id dan infopena.com, emiten berkode saham WSKT ini mengincar penyerapan proyek baru dari peningkatan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum yang mencapai Rp118,5 triliun pada tahun 2026. Alokasi kontrak baru perseroan saat ini didominasi oleh sektor infrastruktur konektivitas sebesar 46 persen.
Selain konektivitas, porsi kontrak baru juga ditopang oleh proyek infrastruktur air sebesar 33,9 persen dan pengerjaan gedung sebesar 6,3 persen. Di lapangan, Waskita Karya melaksanakan penataan kawasan pascabencana di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur, serta pemulihan darurat jalan ruas Kota Bireuen-Kota Takengon.
Perusahaan pelat merah ini juga menggarap pembangunan jalan jembatan di Aceh Tengah serta Terminal Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato di Timor Leste. Manajemen menyatakan perolehan pada awal tahun ini menjadi modal positif bagi jalannya perseroan.
"Kami tetap selektif dalam memilih proyek yang akan dikerjakan. Waskita Karya fokus pada proyek dengan skema pembayaran bulanan dan memiliki uang muka," ujar Ermy Puspa Yunita, Corporate Secretary Waskita Karya.
Pernyataan resmi yang disampaikan pada Kamis (7/5/2026) tersebut sekaligus menegaskan langkah perseroan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta penguatan manajemen risiko internal. Strategi tersebut digunakan untuk menjaga komitmen mutu pengerjaan di lapangan.
Berdasarkan catatan rekam jejak selama satu dekade terakhir, Waskita Karya telah menyelesaikan pembangunan 92 jalan tol dan 41 jaringan irigasi. Perusahaan BUMN ini juga tercatat sudah merampungkan 30 bendungan, 20 rumah sakit, serta 15 sarana pendidikan di berbagai wilayah.