Chelsea Bidik Xabi Alonso dan Andoni Iraola untuk Posisi Pelatih Baru

Share

Klub raksasa London, Chelsea, terus bergerak aktif untuk mencari sosok juru taktik baru yang akan memimpin tim pada musim depan. Dua nama pelatih asal Spanyol, Xabi Alonso dan Andoni Iraola, kini masuk sebagai kandidat kuat dalam daftar incaran manajemen The Blues.

Seperti dilansir dari Bola, proses perburuan manajer anyar ini dikabarkan masih sangat terbuka lebar bagi kandidat lain. Hingga saat ini, jajaran petinggi klub belum menentukan satu nama spesifik yang menjadi favorit utama untuk mengisi kursi kepelatihan.

Berdasarkan laporan ESPN, manajemen tim kini mengubah arah kebijakan dengan lebih terbuka untuk menunjuk pelatih yang kaya pengalaman. Strategi ini berbeda dari keputusan mereka pada dua penunjukan manajer sebelumnya.

Langkah evaluasi besar-besaran ini diambil setelah performa tim kembali menunjukkan hasil yang mengecewakan sepanjang musim ini. Pemilik klub di bawah bendera BlueCo juga masih terus berjuang keras guna menemukan stabilitas tim sejak mengambil alih kepemilikan pada tahun 2022.

Nama Xabi Alonso mulai masuk dalam radar pantauan setelah dirinya berstatus tanpa klub sejak Januari lalu. Pria berusia 44 tahun tersebut didepak oleh Real Madrid menyusul penurunan dukungan yang ia alami di Santiago Bernabeu.

Sebelum kembali ke Madrid pada musim panas lalu, Alonso sempat mencatatkan prestasi fenomenal di Jerman. Ia berhasil mengantarkan Bayer Leverkusen merengkuh gelar juara Bundesliga untuk pertama kali dalam sejarah klub pada musim 2023/2024.

Di sisi lain, Andoni Iraola juga menjadi komoditas panas yang sangat diminati dalam bursa pelatih menjelang musim panas mendatang. Pelatih berusia 43 tahun tersebut sudah mengonfirmasi akan menyudahi masa baktinya di AFC Bournemouth seiring habisnya masa kontrak pada akhir musim.

Iraola tercatat mulai menukari Bournemouth sejak Juni 2023 setelah ditunjuk menggantikan posisi Gary O'Neil. Kinerja impresifnya bersama tim kasta tertinggi sepak bola Inggris tersebut sukses memikat perhatian banyak klub besar Eropa.

Krisis Jangka Panjang Kursi Kepelatihan Chelsea

Manajemen The Blues mulai berburu nakhoda baru setelah melayangkan surat pemecatan kepada Liam Rosenior pada April lalu. Ironisnya, Rosenior tercatat hanya bekerja kurang dari empat bulan dari total durasi kontrak lima setengah tahun yang ia sepakati.

Untuk mengisi kekosongan posisi sementara waktu, Calum McFarlane kembali didelegasikan sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini. Tugas serupa juga pernah ia jalani ketika Enzo Maresca memutuskan hengkang pada Januari lalu.

Dalam rilis resmi klub saat mendepak Rosenior pada 22 April, manajemen menyatakan sedang menggelar proses refleksi mendalam. Langkah ini krusial demi mendapatkan figur pelatih yang tepat untuk proyek jangka panjang klub.

Semenjak kendali klub dipegang oleh BlueCo pada 2022, stabilitas kursi pelatih menjadi persoalan pelik. Selain Rosenior, juru taktik papan atas seperti Graham Potter dan Mauricio Pochettino juga tercatat hanya bertahan dalam durasi yang singkat.

Peluang Menembus Kompetisi Eropa Semakin Menipis

Kondisi internal yang tidak stabil berdampak langsung pada performa tim di atas lapangan hijau. Posisi klub di tabel klasemen sementara Premier League membuat asa untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan menjadi sangat berat.

Saat ini, klub London Barat tersebut masih tertinggal 10 angka dari Bournemouth yang berada di zona aman lolos otomatis ke Liga Champions. Jarak tersebut dinilai cukup lebar di sisa kompetisi yang ada.

Selain itu, tim juga masih terpaut jarak empat poin dari Brighton & Hove Albion yang bertengger di peringkat ketujuh. Posisi tersebut merupakan batas terakhir untuk mengamankan tiket menuju kompetisi UEFA Conference League.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author