Florentino Perez Menangi Pemilihan Presiden Real Madrid 2026

Share

Florentino Perez kembali terpilih sebagai Presiden Real Madrid setelah memenangi pemungutan suara yang digelar pada Minggu, 7 Juni 2026. Hasil ini membuka jalan bagi rencana perombakan struktur klub, termasuk penjualan lima persen saham Real Madrid kepada investor luar.

Dilansir dari ESPN, komisi pemilihan klub mengumumkan Perez meraih 65 persen suara dengan total 21.741 suara. Sementara itu, sang penantang yang merupakan pengusaha berusia 37 tahun, Enrique Riquelme, memperoleh 35 persen suara dengan 11.814 pemilih.

Pemilu ini menjadi kontestasi pertama yang dihadapi Perez dalam 20 tahun terakhir setelah selalu menang tanpa lawan sejak 2009. Kemenangan ini memberi mandat bagi pria berusia 79 tahun tersebut untuk memimpin Real Madrid selama lima tahun ke depan.

Perez merayakan kemenangan ini melalui pidatonya di sebuah hotel di dekat Stadion Santiago Bernabeu.

"We've obtained the second-best result in the history of Real Madrid [elections]," kata Perez.

Perez juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota klub yang telah menggunakan hak pilih mereka dalam pemilu kali ini.

"It's an extraordinary result… Today, Real Madrid won. We've shown an example of democracy to the world. We'll keep working for Real Madrid to keep winning trophies… I want to thank everyone who participated. Together, we have a lot of history left to make," ujar Perez.

Kemenangan Perez memastikan penunjukan Jose Mourinho sebagai manajer baru yang akan diumumkan pada hari Senin setelah Real Madrid membayar klausul pelepasan sebesar 15 juta euro kepada Benfica. Selain itu, Perez menjanjikan perekrutan Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, serta rencana mengajukan tawaran minimal 150 juta euro pada hari Selasa untuk penyerang baru.

Di sisi lain, Enrique Riquelme menerima kekalahannya di luar markas kampanye dan mengapresiasi para pendukung yang menolak penjualan saham klub.

"I want to congratulate Florentino Pérez's candidacy for the victory," kata Riquelme.

Riquelme menegaskan tekadnya untuk menjaga identitas kepemilikan Real Madrid agar tidak jatuh ke pihak luar.

"I also want to thank all the members who listened, and knew the importance of voting after 20 years, with our red line, being against the sale of the club… We know that Real Madrid isn't for sale," ujar Riquelme.

Meskipun kalah dalam pemungutan suara, Riquelme menganggap kampanye dua minggu ini sebagai awal baru bagi partisipasi politik anggota klub.

"Congratulations to Florentino for his victory. And also to the Real Madrid members who were able to vote. It's a great victory for this candidacy. For us, this isn't the end, it's the beginning. Real Madrid won't go 20 years without another election," kata Riquelme dalam laporan Managing Madrid.

Riquelme juga berharap agar manajemen klub ke depan lebih membuka ruang diskusi bagi para anggotanya.

"The Real Madrid members who will continue to vote for four years. Respect for the legacy and extending a hand to the debate that we haven't had. The best thing is that the members are heard. It's a pleasure to be with you," ujar Riquelme.

Menurut laporan The Guardian, jalannya pemilihan sempat tertunda karena Riquelme mempertanyakan validitas sekitar 1.000 surat suara pos, dengan lebih dari 400 di antaranya akhirnya dibatalkan oleh komisi pemilihan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author