Shin Tae-yong Resmi Latih Persija Jakarta Selama Tiga Tahun
Pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, membuka peluang untuk memboyong mantan anak asuhnya di Timnas Indonesia setelah resmi diperkenalkan sebagai arsitek baru tim berjuluk Macan Kemayoran pada Senin (8/6/2026).
Dilansir dari Bola, juru taktik asal Korea Selatan tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Mauricio Souza.
Sejumlah nama mantan pemain asuhannya di skuat Garuda periode 2020-2025 seperti Pratama Arhan dengan 49 penampilan, Asnawi Mangkualam dengan 46 penampilan, dan Marselino Ferdinan dengan 32 penampilan kini dikaitkan dengan rumor transfer Persija.
Selain ketiga nama tersebut, tim ibu kota pada pertengahan musim lalu juga sempat dirumorkan tertarik mendatangkan dua pemain naturalisasi, yakni Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy.
Arsitek tim yang diperkenalkan di Jakarta International Stadium (JIS) ini mengaku berminat membawa para pemain andalannya, namun tetap bersikap realistis dengan status kontrak mereka di klub saat ini.
"Ya, pasti ada niat untuk saya membawa pemain-pemain Timnas Indonesia sebelumnya yang bersama saya juga," ujar Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut menambahkan bahwa manajemen klub harus mencermati situasi hukum dan ikatan kerja yang sedang berjalan dari masing-masing pemain target.
"Tetapi kan kita harus lihat situasi masing-masing pemain seperti apa, contoh seperti kontrak mungkin sudah terikat bersama tim-tim sekarang dan lain-lain juga," jelas Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Mengenai target kompetisi untuk musim depan, pelatih baru Macan Kemayoran ini menegaskan misinya membawa klub meraih performa tertinggi sekaligus mengembalikan antusiasme para pendukung ke stadion.
"Target saya pastinya ingin dapat prestasi yang baik. Dan akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa para fans Persija ingin melihat atau menonton kembali untuk permainan Persija," tutur Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Ia meyakini bahwa kesolidan antara elemen kepelatihan dan seluruh penggawa skuat menjadi kunci utama untuk mencapai posisi puncak di kompetisi domestik.
"Jadi dengan menjadi satu dengan para pemain, mungkin saja bisa di posisi yang terbaik di Indonesia," ucap Shin Tae-yong, Pelatih Persija Jakarta.
Pihak manajemen klub memaparkan bahwa proses negosiasi berjalan secara bertahap demi menyelaraskan visi jangka panjang pembangunan tim.
"Durasi kontrak Persija bersama Shin Tae-yong kurang lebih selama tiga tahun," ujar Mohamad Prapanca, Presiden Persija.
Manajemen Persija juga memastikan bahwa kerja sama ini akan melibatkan peran aktif sang pelatih dalam aspek pengembangan fasilitas pendukung tim.
"Ya tadi kami berproses. Jadi tentunya coach Shin Tae-yong juga perlu terlibat dalam infrastruktur Persija," jelas Mohamad Prapanca, Presiden Persija.