Kevin Diks Siap Pimpin Lini Belakang Monchengladbach Hadapi Augsburg

Share

Borussia Monchengladbach bersiap melakoni laga tandang ke markas Augsburg pada pekan ke-33 Bundesliga 2025/2026. Pertandingan tersebut bakal digelar di Stadion WWK Arena pada Sabtu (9/5/2026) malam WIB.

Pertandingan ini tidak lagi memengaruhi posisi Borussia Monchengladbach di kompetisi. Klub yang akrab disapa Die Fohlen tersebut sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi dan tetap berlaga di kasta tertinggi Jerman musim depan.

Kepastian tersebut didapat setelah Borussia Monchengladbach memetik kemenangan tipis 1-0 atas rival abadinya, Borussia Dortmund, pada Minggu (3/5/2026). Tambahan tiga poin tersebut membuat posisi mereka kini makin kokoh.

Seperti dikutip dari Bola, Monchengladbach sekarang menempati peringkat ke-11 klasemen dengan raihan 35 poin. Jarak sembilan angka dari tiga tim di zona merah sudah tidak mungkin terkejar dengan sisa dua pertandingan musim ini.

Jelang laga kontra Augsburg, Die Fohlen dihadapkan pada masalah kelengkapan skuad. Dua pemain bertahan andalan mereka dipastikan absen karena harus menjalani sanksi larangan bertanding.

Nico Elvedi yang selalu menjadi starter dalam 32 pertandingan musim ini harus absen akibat skorsing. Begitu pula dengan pemain sayap Jens Castrop yang sudah mengemas tiga gol dan satu assist dari 26 laga.

"Hanya Jens Castrop dan Nico Elvedi diskors. Selain itu, semua pemain tersedia," kata pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski, Jumat (8/5/2026).

Absennya sejumlah pilar lini belakang membuka kesempatan bagi pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, untuk tampil sejak menit awal. Pada laga sebelumnya melawan Dortmund, Diks hanya bermain sebagai pengganti karena belum bugar sepenuhnya akibat cedera otot adduktor.

Pemain bernomor punggung kuat itu masuk pada menit ke-70 menggantikan Fabio Chiarodia. Menghadapi Augsburg, Kevin Diks diprediksi akan menjadi komandan di sektor pertahanan bersama Philipp Sander dan Fabio Chiarodia dalam formasi tiga bek.

"Saya bukan penggemar pemberian menit bermain begitu saja. Itu prinsip penting bagi saya, karena waktu bermain di sepak bola profesional selalu harus diperoleh melalui penampilan bagus dalam latihan dan melalui kerja keras yang dilakukan pemain setiap hari. Pada akhirnya, keputusan harus didasarkan pada performa," lanjut Eugen Polanski.

Meskipun tekanan kompetisi sudah mereda, Monchengladbach tetap mengincar hasil maksimal. Skuad asuhan Eugen Polanski ini memiliki modal bagus dengan hanya menelan satu kekalahan dari tujuh laga terakhir.

"Tentu saja, ada rasa lega. Ada perasaan bahwa tekanan besar ini tidak lagi ada, tetapi itu seharusnya berdampak positif pada kita. Kita telah mencapai apa yang kita inginkan. Sekarang saatnya menghadapi dua pertandingan terakhir dengan fokus dan tekad yang sama seperti yang telah kita tunjukkan dalam beberapa minggu terakhir," beber Polanski.

Pada pertemuan pertama awal tahun ini, Monchengladbach sukses menggulung Augsburg dengan skor telak 4-0. Dalam laga yang berlangsung 11 Januari 2026 tersebut, Kevin Diks turut menyumbang satu gol untuk kemenangan timnya.

"Kami harus benar-benar melupakan kemenangan 4-0 dari pertandingan sebelumnya karena ini akan menjadi tantangan yang sangat berbeda. Augsburg telah meningkat sejak saat itu, mereka kuat di kandang dan tim yang sangat sulit untuk dihadapi. Faktor penentu sekali lagi adalah apakah kita dapat menunjukkan semangat yang tepat dan kemauan untuk memberikan segalanya," tandas Eugen Polanski.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author