Lampung Catat Inflasi Terendah Se-Indonesia pada Mei 2026

Share

Provinsi Lampung menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional dalam pengendalian ekonomi. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip dari Detikcom, Pemerintah Provinsi Lampung mencatat inflasi tahunan (year-on-year) sebesar 1,94 persen pada Mei 2026.

Angka tersebut menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik di Indonesia. Nilai inflasi ini berada jauh di bawah tingkat inflasi nasional yang menyentuh angka 3,08 persen.

Informasi mengenai prestasi tersebut disebarluaskan melalui media sosial Inspektorat Provinsi Lampung. Pihak inspektorat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerah bersama jajaran pemerintah daerah serta instansi terkait.

Melalui unggahan tersebut, Inspektorat Provinsi Lampung membagikan data hasil paparan yang memperlihatkan posisi Lampung di urutan pertama daerah dengan inflasi tahunan paling rendah.

"Capaian ini mencerminkan efektivitas langkah-langkah pengendalian inflasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pemantauan pasokan dan harga kebutuhan pokok, serta berbagai upaya menjaga kelancaran distribusi barang di seluruh wilayah," tulis Inspektorat Provinsi Lampung, dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Keberhasilan menekan laju inflasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TPID, instansi vertikal, pelaku usaha, hingga masyarakat berjalan optimal. Kondisi harga yang stabil memberikan kepastian bagi publik sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sisi lain, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Bachril Bakri memaparkan bahwa pergerakan inflasi nasional pada periode ini masih didominasi oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.

"Namun demikian, sejumlah daerah mampu mengendalikan tekanan harga secara efektif, termasuk Provinsi Lampung," jelasnya.

Tren positif ini juga diikuti oleh performa wilayah kabupaten dan kota di bawah naungan Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Timur mencatatkan inflasi tahunan di angka 1,88 persen, yang menjadikannya salah satu wilayah paling stabil di tanah air.

Selaras dengan itu, Kota Bandar Lampung berhasil menekan inflasi tahunan hingga berada di level 1,79 persen. Hasil ini membawa ibu kota provinsi tersebut masuk dalam jajaran 10 kota dengan inflasi paling terkendali secara nasional.

Kinerja maksimal ini membuktikan bahwa pengawasan harga tidak hanya berpusat di level provinsi. Pemerintah kabupaten dan kota turut berkomitmen menjaga keseimbangan pasokan, kelancaran arus barang, dan keterjangkauan harga komoditas utama.

Berkat realisasi kinerja tersebut, seluruh wilayah penghitungan ekonomi di Provinsi Lampung sukses mempertahankan laju inflasi dalam batas aman. Angka ini sesuai dengan target sasaran Pemerintah Pusat, yakni pada rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author