Dishub DKI Jakarta Tertibkan Parkir Liar di 15 Titik Prioritas

Share

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar Operasi Penertiban Parkir Liar di 15 titik prioritas yang tersebar di lima wilayah kota administrasi pada Senin (8/6/2026). Langkah tegas ini diambil pemerintah daerah karena masalah tersebut menjadi keluhan masyarakat yang paling banyak dilaporkan.

Pelaksanaan apel operasi penertiban ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin di sisi selatan Monas, Jakarta Pusat. Masalah parkir beserta juru parkir liar tercatat menjadi aduan terbanyak kedua dari warga, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Berdasarkan data CRM, terdapat 3.246 laporan masyarakat terkait parkir liar dan menduduki urutan kedua dari laporan masyarakat. Laporan pertamanya adalah yaitu terkait permasalahan jalan dengan jumlah laporan sebanyak 5.246," kata Budi.

Guna mengatasi persoalan tersebut, penegakan hukum kini diperluas ke seluruh wilayah ibu kota. Sebanyak 600 personel dari tim gabungan lintas instansi diterjunkan langsung ke lapangan demi memastikan kelancaran proses sterilisasi jalan.

"Hari ini Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 600 personel gabungan yang terdiri dari 200 jajaran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, 200 jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta, 100 dari Dinas Sosial, dan 100 dari jajaran TNI dan Polri, dan kita juga ditambah dengan pasukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan juga Dinas Tenaga Kerja," katanya.

Selain ratusan personel, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menyiapkan 10 mobil derek untuk mengangkut kendaraan yang melanggar aturan. Tindakan di lapangan berfokus pada wilayah-wilayah rawan kemacetan yang dipicu oleh okupansi jalan ilegal.

"Penertiban dilakukan melalui OCP, Operasi Cabut Pentil, penderekan, dan penertiban juru parkir liar. Fokus kita penertiban dilakukan pada 15 titik prioritas di lima wilayah Kota Administrasi Jakarta yaitu: Jakarta Barat: Cengkareng, Kalideres, Kembangan," ucapnya.

Pemerintah DKI Jakarta memperketat pengawasan di sejumlah jalan utama yang tersebar dari wilayah pusat hingga timur. Lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat keramaian menjadi target utama dalam operasi pembersihan area jalan tersebut.

"Jakarta Pusat: Kebon Sirih, Wahid Hasyim, Thamrin City. Jakarta Selatan: Kasablanka, Rasuna Said, Dr Satrio. Jakarta Utara: Kelapa Gading, Pademangan, Pluit. Jakarta Timur: Jatinegara Timur, Jatinegara Barat, dan Stasiun Jatinegara," sambungnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author