Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2,743 Juta per Gram
Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 menjadi Rp2.743.000 per gram pada perdagangan Senin (8/6/2026), dilansir dari Bloomberg Technoz.
Kenaikan ini diikuti oleh pertumbuhan harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam yang bertambah Rp9.000 dari hari sebelumnya ke posisi Rp2.540.000 per gram.
Penguatan harga komoditas ini sejalan dengan situasi pasar internasional, di mana harga emas spot dunia terapresiasi 0,22 persen ke level US$ 4.340,7 per troy ons pada pukul 06:49 WIB.
Kondisi pasar tersebut terjadi setelah harga emas sempat anjlok hingga 3,21 persen pada akhir pekan lalu yang menjadi titik terendah sepanjang tahun ini.
Pergerakan emas global saat ini masih tertahan oleh rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) oleh US Bureau of Labor Statistics yang mencatat penambahan 172.000 lapangan kerja non-pertanian sepanjang Mei, melebihi ekspektasi pasar sebesar 85.000.
Kekokohan pasar tenaga kerja AS tersebut membuka peluang bagi bank sentral Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat demi meredam inflasi akibat kenaikan harga energi.
Prospek kebijakan moneter ketat ini dinilai akan mempengaruhi pergerakan harga emas karena statusnya sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
"Jika itu terjadi, maka prosesi kebijakan moneter yang bias ketat akan dimulai. Demikian seperti dikutip dari Bloomberg News." kata Kevin Flanagan, Head of Investment Strategy di Wisdom Tree.
The Fed diperkirakan bakal menghapus nada bias penurunan suku bunga dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Juni mendatang.