Cara Menghitung Tinggi Fundus Uteri Sesuai Usia Kehamilan
Mengukur tinggi fundus uteri (TFU) menjadi salah satu metode penting untuk memantau pertumbuhan janin di dalam kandungan. Pemantauan rutin ini membantu memastikan perkembangan janin berjalan normal sesuai dengan usia kehamilan.
TFU merupakan jarak antara tulang kemaluan wanita hingga bagian atas rahim. Pemantauan yang dikutip dari HaiBunda ini biasanya mulai diterapkan tim medis sejak usia kehamilan memasuki 20 minggu.
Setelah usia kehamilan melewati 20 minggu, ukuran tinggi fundus dalam satuan sentimeter umumnya akan mendekati angka usia kehamilan. Contohnya, ibu yang hamil 24 minggu idealnya memiliki tinggi fundus sekitar 24 sentimeter.
Tim medis umumnya menggunakan tiga cara berbeda untuk menentukan ukuran tinggi fundus uteri. Pengukuran dilakukan dengan mendeteksi posisi simfisis pubis atau sendi tulang rawan kemaluan dan bagian atas rahim.
1. Menggunakan Jangka Panggul atau Caliper
Prosedur ini dimulai dengan meminta ibu hamil berbaring telentang. Petugas medis kemudian meraba perut untuk menemukan batas atas tulang kemaluan dan puncak rahim.
Satu cabang caliper diletakkan sekitar 0.75 sentimeter di bawah batas atas tulang kemaluan. Cabang lainnya diposisikan pada puncak rahim mengikuti garis tengah perut untuk mencatat hasilnya dalam sentimeter.
2. Menggunakan Pita Ukur
Pengukuran dengan pita ukur mensyaratkan perut ibu hamil dalam kondisi rileks dan tidak sedang mengalami kontraksi. Petugas akan meraba perut terlebih dahulu untuk memastikan posisi fundus.
Pita ukur diletakkan bersentuhan dengan kulit mulai dari puncak rahim hingga batas atas simfisis pubis. Nilai dibaca menggunakan skala sentimeter di sisi bawah guna menghindari bias.
3. Menggunakan Metode Jari
Metode ini dilakukan secara manual saat ibu hamil dalam posisi telentang. Petugas mengukur jarak rahim menggunakan lebar jari dengan patokan posisi pusar.
Jika puncak rahim berada di bawah atau di atas pusar, jaraknya akan dihitung berdasarkan jumlah lebar jari. Pada trimester kedua, tinggi fundus idealnya naik sebanyak dua lebar jari setiap bulannya.
Penyebab Tinggi Fundus Uteri Tidak Normal
Ukuran tinggi fundus uteri adakalanya tidak sesuai dengan perkiraan usia kehamilan. Kondisi ini bisa bermanifestasi dalam bentuk ukuran yang terlalu besar atau justru terlalu kecil.
Faktor Penyebab TFU Terlalu Besar
Ukuran tinggi fundus yang melebihi standar bisa dipicu oleh kekeliruan dalam menghitung tanggal perkiraan lahir. Selain itu, lonjakan berat badan ibu yang berlebihan turut memengaruhi ukuran tersebut.
Kondisi medis seperti diabetes gestasional juga memicu bayi tumbuh lebih besar atau makrosomia. Faktor lain meliputi kehamilan kembar, cairan ketuban berlebih, otot perut kendur, hingga posisi janin yang sungsang.
Faktor Penyebab TFU Terlalu Kecil
Tinggi fundus yang lebih kecil dari standar dapat terjadi akibat kesalahan estimasi usia kehamilan yang ternyata kurang maju. Faktor genetika dari orang tua yang berpostur kecil juga memengaruhi ukuran janin.
Asupan nutrisi ibu yang kurang optimal atau berat badan yang sangat rendah berisiko mengecilkan ukuran TFU. Gangguan pada plasenta, masalah kromosom, serta riwayat penyakit kronis seperti hipertensi dan anemia juga memicu kondisi ini.
Langkah Penanganan TFU yang Tidak Sesuai Standar
Penanganan terhadap ukuran tinggi fundus disesuaikan dengan faktor pemicu utamanya. Ibu hamil disarankan untuk tidak panik dan menyerahkan pemantauan sepenuhnya kepada dokter kandungan.
Untuk mengatasi TFU yang terlalu besar, ibu hamil dianjurkan tetap aktif bergerak dan berolahraga aman guna menekan risiko makrosomia. Kontrol kenaikan berat badan secara hati-hati serta pengelolaan kadar gula darah bagi penderita diabetes juga sangat krusial.
Sementara itu, penanganan TFU yang terlalu kecil difokuskan pada pemenuhan nutrisi seimbang yang kaya protein. Ibu hamil diwajibkan memenuhi kebutuhan cairan, menghindari rokok dan alkohol, mengelola stres, serta beristirahat dengan cukup.