Penyebab Teh Hojicha Beraroma Amis dan Cara Tepat Menyimpannya

Share

Popularitas teh hojicha kini tidak kalah dengan matcha dalam budaya minum teh global. Jenis teh hijau Jepang ini kerap menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang menginginkan cita rasa teh pekat dengan aroma khas yang berbeda.

Meski digemari banyak orang, beberapa penikmat teh terkadang mengeluhkan adanya aroma amis pada hojicha. Masalah ini memicu pertanyaan mengenai faktor yang memengaruhi kualitas aroma teh tersebut.

Hojicha merupakan jenis teh hijau asal Jepang yang melewati proses pemanggangan dengan suhu tinggi. Karakteristik ini diungkapkan oleh seorang ahli bersertifikat, Jee Choe, seperti dilansir dari Detik Food yang mengutip tastingtable.com.

Proses pemanggangan suhu tinggi mengubah warna teh menjadi cokelat tua sekaligus menurunkan kadar kafein di dalamnya. Jee Choe menerangkan bahwa hojicha memiliki sensasi rasa menyerupai kacang panggang, berbeda dengan teh hijau tradisional yang cenderung terasa seperti sayuran.

Tahapan pembuatan hojicha sendiri melibatkan pemanenan daun dan batang teh yang dilanjutkan dengan pengukusan untuk menghentikan oksidasi. Berdasarkan data dari halodoc.com, daun teh yang telah kering kemudian dipanggang pada suhu sekitar 200 derajat celcius hingga berwarna cokelat kemerahan, lalu didinginkan dengan cepat.

Faktor Pemicu Aroma Amis pada Hojicha

Teh hijau pada dasarnya memiliki aroma khas alami yang sekilas mirip rumput laut. Namun, jika aroma amis yang keluar sangat menyengat, hal tersebut menandakan adanya penurunan mutu atau kesalahan dalam pengelolaan.

Menurut Jee Choe, bau amis yang kuat mengindikasikan bahwa kualitas teh tersebut rendah atau kondisinya sudah basi. Jika masalah ini muncul pada produk bermutu tinggi, kemungkinan besar penyebabnya adalah sistem penyimpanan yang keliru.

Faktor lain yang memicu rasa amis adalah suhu air yang terlalu tinggi saat penyeduhan. Untuk menghindari masalah tersebut, proses penyeduhan disarankan menggunakan air dengan suhu 80 derajat celcius saja.

Panduan Menyimpan Hojicha dengan Benar

Penyimpanan yang salah dapat merusak teh karena memicu hilangnya minyak esensial serta senyawa aktif. Kondisi ini otomatis merusak khasiat kesehatan, aroma, sekaligus cita rasa asli hojicha.

Jee Choe menyarankan agar teh disimpan di dalam wadah kedap udara yang diletakkan jauh dari sumber panas maupun cahaya. Paparan oksigen, kelembapan, dan sinar matahari langsung terbukti mempercepat oksidasi serta merusak senyawa rasa.

Daun teh juga memiliki sifat mudah menyerap bau dari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, tempatkan wadah teh di area yang sejuk, gelap, serta kering, sekaligus terpisah jauh dari bumbu dapur yang berbau tajam seperti bawang.

Para penikmat teh juga dilarang keras mengambil daun teh menggunakan sendok yang basah. Jika seluruh metode penyimpanan sudah diterapkan dengan benar namun hojicha tetap berbau aneh, konsumen disarankan beralih ke produk dari penjual lain yang menawarkan kualitas lebih baik.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author