Timnas Indonesia Bidik Kemenangan Atas Mozambik Usai Tekuk Oman

Share

Timnas Indonesia mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan berikutnya saat bersiap melakoni laga kontra Mozambik dalam rangkaian FIFA Matchday. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026) malam pukul 20.00 WIB.

Skuad Garuda menatap laga ini dengan modal positif setelah tampil impresif pada pertandingan pertama. Seperti dikutip dari Bola, Rizky Ridho dan kawan-kawan berhasil memetik kemenangan telak tiga gol tanpa balas atas Oman pada Jumat (5/6/2026).

Tiga gol kemenangan Indonesia ke gawang Oman masing-masing dipersembahkan oleh Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Ole Romeny. Hasil ini terbilang luar biasa mengingat Oman awalnya diprediksi memberikan perlawanan sengit karena menempati peringkat ke-79 dunia.

Kemenangan meyakinkan tersebut mendongkrak posisi Indonesia dalam ranking FIFA, yang melesat naik dari peringkat 122 ke posisi 118. Posisi Skuad Garuda berpeluang kembali membaik jika mampu menumbangkan Mozambik yang saat ini berada di peringkat 101 dunia.

Di atas kertas, anak asuh John Herdman memiliki peluang besar untuk kembali mengamankan hasil maksimal. Selain faktor kepercayaan diri yang tinggi dan dukungan penuh suporter, Indonesia diperkuat pemain-pemain yang merumput di Eropa seperti Emil Audero, Maarten Paes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ragnar Oratmangoen, Justin Hubner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, serta Ole Romeny.

Kendati demikian, pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan mengingatkan Timnas Indonesia agar tidak lengah. Melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan, ia menyebut Mozambik yang dilatih Chiquinho Conde berpotensi menghadirkan kejutan.

"Mereka siap untuk bertanding melawan Garuda dan mereka tentunya menyaksikan duel kita melawan Oman," kata Ronny Pangemanan.

Mozambik berkunjung ke Jakarta dengan membawa kekuatan 25 pemain. Namun, tim tamu dipastikan tampil tanpa diperkuat oleh sejumlah pemain bintang mereka yang berkarier di kompetisi Eropa.

"Mozambik datang dengan 25 pemainnya tanpa sederet pemain terbaik yang bermain di Eropa. Mungkin ada satu dua yang bermain di luar negeri seperti Luís Miquissone Al-Ahly SC yang kalau enggak salah bermain di Mesir," imbuh Ropan.

Menurut analisis Ropan, ada sekitar enam pilar penting yang absen dalam lawatan Timnas Mozambik kali ini. Beberapa di antaranya adalah mantan bek TSG Hoffenheim II yang kini merumput di Skotlandia, Alfons Amade, serta Mexer yang bermain di Turki.

"Ada微 enam yang tadinya saya pikir mereka akan datang, tapi mereka tidak ikut bersama dengan rombongan tim Mozambik. Di antaranya ada Alfons Amade yang bermain di Liga Skotlandia. Kemudian yang juga absen adalah Mexer yang bermain di Ankara, Turki," tutur Ropan.

Kekuatan Mozambik Tetap Berbahaya

Daftar pemain Mozambik yang absen juga mencakup Bruno Langa (Almería), Diogo Calila (Santa Clara), Reinildo Mandava (Sunderland), dan Geny Catamo (Sporting CP). Pelatih Chiquinho Conde sengaja memberikan kelonggaran libur kepada para pemain tersebut.

"Chiquinho Conde sebagai pelatih memberikan kelonggaran atau izin kepada mereka yang berkarier di Eropa untuk berlibu. Akhirnya dia membawa pemain-pemain yang lain, tapi itu tidak mengurangi kekuatan dari Mozambik," kata Ropan.

Ropan menambahkan bahwa Mozambik sedang berada dalam fase persiapan menuju kualifikasi Piala Afrika tahun depan. Mereka tergabung di Grup J bersama tim-tim kuat seperti Senegal, Sudan, dan Ethiopia.

"Mozambik sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi kualifikasi Piala Afrika tahun depan. Mereka berada di Grup J bersama Senegal, Sudan, dan Ethiopia. Kalau melihat sepak terjang dari Mozambik pada pagelaran Piala Afrika yang lalu, mereka sempat membuat kejutan," pasar Ropan.

Pada edisi Piala Afrika sebelumnya, Mozambik menorehkan sejarah dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya. Padahal, saat itu mereka berada di grup berat yang dihuni oleh Afrika Selatan, Kamerun, dan Gabon.

"Mereka bisa lolos dari fase grup untuk pertama kali. Mozambik saat itu berada di grup yang kuat karena ada Afrika Selatan, Kamerun dan Gabon."

Laga ini menjadi pertemuan perdana antara kedua negara. Pelatih Indonesia, John Herdman, dinilai menyukai tantangan ini karena bisa menguji taktik pasukannya melawan tim Afrika yang mengandalkan kedisiplinan serta keunggulan fisik.

"Jadi apapun itu mereka adalah tim yang belum pernah kita hadapi dan John Herdman senang dengan Mozambik karena belum pernah ketemu. Jadi dia bisa melihat dengan gaya Afrika yang keras, disiplin tentunya mengandalkan fisik untuk menghadapi Indonesia."

"Dan pastinya mereka akan berhati-hati setelah menyaksikan bagaimana penampilan yang ciamik, penampilan yang luar biasa yang diperagakan oleh Rizky Rido dan kawan-kawan menghadapi Oman," pungkas Ropan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author