Zelensky Sindir Krisis Bahan Bakar Minyak di Rusia

Share

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik situasi internal Rusia yang tengah menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) akibat rentetan serangan jarak jauh dari Kyiv, Selasa (30/6/2026).

Situasi kelangkaan pasokan komoditas energi tersebut memicu antrean panjang warga Rusia di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum, seperti dilansir dari Detikcom melalui laporan Reuters dan Al Arabiya.

"Bahkan negara penghasil minyak, atau 'pom bensin' sebagaimana Rusia sering dijuluki, kini menghadapi kelangkaan bahan bakar," ejek Zelensky, Presiden Ukraina.

Zelensky menegaskan bahwa hambatan logistik domestik yang dialami oleh negara tetangganya tersebut merupakan imbas langsung dari operasi militer yang dilancarkan oleh pasukannya.

"Ini adalah konsekuensi langsung dari perang. Salah satu dari sekian banyak konsekuensi. Ini juga merupakan contoh bagaimana Ukraina merespons — dengan presisi, bukan melalui terorisme," cetus Zelensky, Presiden Ukraina.

Kecaman tersebut sekaligus menyoroti kegagalan Kremlin dalam memenuhi target waktu penguasaan wilayah Donbas, yang diklaim telah mengalami penundaan belasan kali selama empat tahun terakhir.

"Kepemimpinan politik Rusia tetap terobsesi dengan Donbas. Jika Rusia tidak mengakhiri perang, mereka harus kembali menunda tenggat waktu tersebut," kata Zelensky, Presiden Ukraina.

Di sisi lain, Moskow mengonfirmasi adanya hambatan pada ketersediaan energi dalam negeri namun membantah situasi tersebut berada dalam kondisi yang membahayakan negara.

"kekurangan" pasokan bahan bakar, namun menurutnya tidak pada level kritis. Dia mengatakan bahwa pemerintahannya sedang "mengambil tindakan untuk mengatasinya," kata Vladimir Putin, Presiden Rusia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author