Zapatero Ajukan Pembatalan Bukti dalam Kasus Kasus Plus Ultra

Share

Mantan Perdana Menteri Spanyol José Luis Rodríguez Zapatero mengajukan permohonan pembatalan tuntutan dalam kasus hukum yang menjeratnya dengan mempertanyakan validitas perangkat bukti pada Senin, 22 Juni 2026.

Melalui tim hukumnya, Zapatero mendesak Hakim José Luis Calama untuk memberikan kejelasan mengenai perolehan pesan obrolan Presiden Plus Ultra, Rodolfo Reyes, yang menjadi pemicu awal penyelidikan kasus tersebut.

Langkah hukum ini diambil setelah Hakim Calama menolak permohonan penentuan legalitas perangkat bukti pada 18 Juni 2026, yang kemudian direspons pihak Zapatero dengan mengajukan banding atau tanda keberatan.

Dilansir dari RTVE, pembelaan Zapatero berfokus pada pemeriksaan apakah Amerika Serikat memperoleh pesan-pesan tersebut secara sah serta mempertanyakan legalitas analisis hard disk bernama Crucial yang berisi obrolan pribadi pengacara Miguel Palomero.

Jurnalis Carlos Cué memberikan pandangannya dalam program Hora 25 mengenai strategi pembersihan bukti yang diupayakan oleh pihak mantan perdana menteri tersebut.

"es muy difícil" ujar Carlos Cué, jurnalis Hora 25.

Cué menilai bahwa tindakan penyitaan ponsel merupakan pelanggaran hak mendasar yang di Spanyol sendiri tidak bisa dijadikan landasan hukum yang sah untuk menghukum seseorang.

"Escapa mucho a la lógica de las cosas normales, porque además no es una prueba casual, es que es que te quiten el móvil. Es un derecho fundamental que todos sabemos que en España no se puede" kata Carlos Cué.

Menurut Cué, sejarah peradilan Spanyol mencatat banyak pihak terlepas dari skandal korupsi besar akibat penggunaan rekaman percakapan atau bukti komunikasi yang diambil secara ilegal atau tanpa izin para pihak terkait.

"Incluso en casos de corrupción, ha habido absueltos porque las conversaciones sobre las que se basaban no habían sido obtenidas de forma lícita, ni por la policía, o porque las dos personas que estaban en la conversación no autorizaban, era una de las dos grabando a la otra" ucap Carlos Cué.

Meski strategi formal ini lazim digunakan dalam hukum pidana guna melemahkan pondasi tuntutan, Cué menegaskan pentingnya akuntabilitas publik dari sang mantan pejabat.

"Hay mucha, mucha trayectoria de gente que se ha librado de escándalos muy graves" tutur Carlos Cué.

Ia menambahkan bahwa Zapatero tetap memiliki kewajiban moral untuk memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat luas mengenai narasi kasus yang telah berkembang di publik berdasarkan laporan kepolisian.

"Todo esto está bien para intentar resolver su parte judicial, que era más relevante, evidentemente, pero luego está la explicación pública. Lo que tiene que hacer es una explicación pública del relato que está instalado en la sociedad porque lo ha instalado la UDEF" jelas Carlos Cué.

Di sisi lain, media eltorotv.com dalam program Dando Caña melaporkan situasi politik yang memanas seiring dengan rencana kemunculan Perdana Menteri aktif di Kongres untuk membahas lingkaran kasus hukum di sekitarnya, yang juga bertepatan dengan penyerahan paspor oleh istrinya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author