by

Zaiful Bokhari Yakin Jika Redistribusi Tanah Berjalan, Kemiskinan dan Pengangguran Teratasi

Upaya Pemerintah dalam melakukan akselerasi redistribusi tanah sebagai salah satu Program Strategis Nasional diharapkan berdampak langsung bagi pemerataan dan penguatan ekonomi sehingga mendongkrak kesejahteraan rakyat.

Calon Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menegaskan akselerasi redistribusi tanah diharapkan bisa mengatasi kemiskinan dan pengangguran, serta untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Pasangan nomor urut dua Zaiful-Sudibyo akan terus mendorong percepatan pelaksanaan reforma agraria.

”Saya masih ingat, saat Ratas Mei 2020, Presiden Jokowi meminta agar diprioritaskan Program Strategis Nasional berdampak langsung bagi pemerataan dan penguatan ekonomi rakyat,” ungkap Bang Ipul sapaan akrab Zaiful Bokhari.

Baca Juga  Debat Kandidat Pilkada Bandarlampung Gak Ada Gregetnya!

Penguatan ekonomi rakyat pun akan muncul dari program-program seperti sertipikasi tanah untuk rakyat, legalisasi lahan transmigrasi, reforma agraria, perhutanan sosial serta peremajaan perkebunan masyarakat.

”Ya, dampak dari reforma agraria harus segera dirasakan rakyat berupa keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan, khususnya bagi petani, nelayan dan masyarakat adat di pedesaan,” ujarnya.

Yang harus dilakukan segera dilakukan adalah diakselerasi. Di sini dibutuhkan redistribusi tanah untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran serta mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. ”Arahan Presiden ini urgent untuk dilaksanakan oleh seluruh pihak terkait,” tegasnya.

Baca Juga  Bang Ipul: Petani Jagung Harus Jadi Tuan di Tanah Sendiri

Khusus untuk reforma agraria, Presiden sudah menetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 dan dilanjutkan dalam RKP 2021.

”Kegiatan yang harus diakselerasi adalah redistribusi tanah untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” papar kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan PKS itu.

Berdasarkan monitoring, lanjut dia, sumber tanah objek reforma agraria yang paling luas adalah berasal dari pelepasan kawasan hutan dengan target nasional seluas 4,1 juta hektare.

Baca Juga  Relawan Zaiful-Sudibyo Ingatkan Kembali Sikap Bawaslu: "Jangan Main Api"

”Untuk itu kami (Zaiful-Sudibyo) mendorong agar seluruh kementerian dan lembaga yang terkait serta pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota untuk bahu-membahu mewujudkan arahan Presiden tersebut dan harapan rakyat ini,” tuturnya.

Di era pandemik sekarang ini, percepatan redistribusi harus tetap dilakukan dengan menjaga protokol kesehatan dan disambungkan langsung dengan kegiatan pendampingan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. (man/tap)

Baca Juga