Letkol Inf Yoyok Widianto Serahkan Tongkat Komando Secata Rindam IX Udayana
Eksistensi kepemimpinan di Sekolah Calon Tamtama Resimen Induk Daerah Militer IX/Udayana segera berganti seiring tuntasnya pendidikan prajurit baru. Komandan Sekolah Calon Tamtama Rindam IX/Udayana Letkol Inf Yoyok Widianto bersiap menyerahkan tongkat komando kepada Letkol Inf Hamonangan Agustino Robert di Singaraja pada Jumat, 22 Mei 2026.
Pergantian pucuk pimpinan tersebut menandai selesainya masa tugas Letkol Inf Yoyok Widianto yang selama ini mengawal jalannya Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Estafet kepemimpinan ini diserahkan demi melanjutkan pembinaan generasi prajurit TNI Angkatan Darat berikutnya secara berkelanjutan.
Keberhasilan pelaksanaan pendidikan militer di lembaga tersebut dinilai tidak lepas dari soliditas internal yang dibangun oleh Letkol Inf Yoyok Widianto bersama Wakil Komandan Sekolah Calon Tamtama Mayor Inf Slamet Poni. Kerja sama kedua perwira tersebut mencakup pengawasan latihan, pembinaan mental, serta penegakan disiplin yang humanis bagi para siswa.
Selama masa kepemimpinannya, lembaga pendidikan ini berfokus membentuk karakter prajurit muda agar memiliki kemampuan dasar militer, ketangguhan, dan jiwa nasionalis. Di sisi lain, pembagian tugas dilakukan secara intensif dengan menugaskan Mayor Inf Slamet Poni untuk menjaga ritme organisasi serta memperkuat koordinasi internal.
"Keberhasilan pendidikan bukan hanya tentang meluluskan siswa, tetapi bagaimana membentuk karakter prajurit yang siap mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara," ungkap Letkol Inf Yoyok Widianto, Komandan Sekolah Calon Tamtama Rindam IX/Udayana.
Nilai-nilai loyalitas, disiplin, dan dedikasi yang telah ditanamkan oleh jajaran kepemimpinan lama diharapkan menjadi fondasi kuat dalam melahirkan prajurit yang profesional. Selanjutnya, proses pembinaan prajurit infanteri di lingkungan Sekolah Calon Tamtama Rindam IX/Udayana akan diteruskan di bawah komando Letkol Inf Hamonangan Agustino Robert.