Meta Menguji Fitur Username WhatsApp untuk Melindungi Nomor Telepon

Share

Aplikasi perpesanan WhatsApp resmi membuka masa reservasi fitur nama pengguna atau username secara bertahap mulai Selasa (30/6/2026) untuk meningkatkan privasi digital.

Melalui kebijakan ini, para pengguna di seluruh dunia dapat mengamankan identitas akun mereka sebelum fitur tersebut diluncurkan secara global pada akhir tahun 2026.

Langkah ini diambil oleh anak perusahaan Meta tersebut agar komunikasi antar-pengguna dapat terjalin tanpa perlu saling membagikan nomor telepon pribadi.

Wakil Presiden dan Kepala Produk WhatsApp Alice Newton-Rex menjelaskan bahwa pembaruan ini menjadi salah satu sistem perlindungan data pribadi paling signifikan yang pernah dibuat perusahaan.

"Kami meluncurkan peningkatan privasi besar berikutnya di WhatsApp, yaitu username. Ini adalah cara baru untuk terhubung dengan seseorang tanpa memberikan nomor telepon kalian," kata Alice Newton-Rex, Wakil Presiden dan Kepala Produk WhatsApp.

Alice menambahkan bahwa langkah pemesanan identitas baru ini sengaja dibuka lebih awal agar para pengguna memiliki waktu luang untuk memilih nama yang representatif.

"Username dirancang untuk memberi Anda kendali atas siapa yang bisa melihat nomor telepon Anda sejak awal. Ini adalah fitur yang sepenuhnya opsional," jelas Alice Newton-Rex.

Manajemen WhatsApp melalui blog resminya menyatakan bahwa sistem penamaan baru ini juga akan mempermudah komunikasi kelompok, seperti dalam lingkungan sekolah, komunitas olahraga, maupun organisasi tanpa membuka data kontak.

"Dengan lebih dari 3 miliar pengguna di WhatsApp, banyak nama yang tumpang tindih. Oleh karena itu, kami membuka reservasi lebih awal agar semua orang memiliki kesempatan untuk memilih nama pengguna yang berarti bagi mereka," tulis WhatsApp dalam pernyataan resmi.

Pihak WhatsApp juga menegaskan bahwa seluruh percakapan yang menggunakan metode baru ini tetap akan dilindungi oleh sistem keamanan enkripsi end-to-end.

"Kami akan meluncurkan nama pengguna secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang dan akan memberitahu Anda di WhatsApp ketika sudah tersedia di negara Anda," kata WhatsApp.

Berdasarkan laporan tekno.kompas.com, fitur uji coba ini sudah mulai muncul pada menu pengaturan aplikasi WhatsApp versi Android 2.26.23.74 dan iOS versi 2.26.24.73 di Indonesia.

Pengguna diberikan tiga opsi, yakni membuat nama baru secara manual, menggunakan generator nama otomatis, atau menyamakan nama akun dengan profil Instagram dan Facebook yang sudah ada.

Untuk mengantisipasi pesan spam, WhatsApp melengkapi sistem ini dengan fitur username key, yaitu sebuah kode kunci opsional yang harus diketahui orang lain sebelum mereka dapat mengirimkan pesan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author