Pakar Ungkap 5 Warna Baju Karakter Perempuan Bermental Kuat

Share

Pilihan warna pakaian tidak sebatas mempercantik penampilan atau preferensi pribadi semata. Pilihan warna busana justru memancarkan sinyal pertama yang ditangkap oleh otak orang lain sebelum sebuah percakapan dimulai.

Dilansir dari HaiBunda, ahli psikologi warna Michelle Lewis menjelaskan bahwa kekuatan emosional perempuan sering kali tidak terlihat dan diremehkan di lingkungan kerja maupun sosial. Pendiri ColorAnalysis dan The Color Institute tersebut membagikan lima warna busana yang sering dipakai oleh perempuan bermental kuat.

Penggunaan warna biru merepresentasikan kestabilan emosi serta mental. Riset yang merangkum 72 penelitian peer-review pada 2026 menunjukkan bahwa warna biru konsisten meredakan stres, memperbaiki suasana hati, dan menenangkan tubuh secara fisiologis. Kestabilan warna biru menjadi sumber daya psikologis berharga bagi perempuan di lingkungan bertekanan tinggi.

Selain biru, warna kuning juga menandakan ketahanan mental. Panjang gelombang cahaya kuning berada pada titik yang paling peka ditangkap oleh mata manusia. Karakteristik ini berkaitan dengan naluri dasar manusia dalam mengenali tanda peringatan atau bahaya, sehingga warna kuning sangat cepat menarik perhatian otak.

Warna Merah, Nila, dan Jingga

Warna merah menunjukkan ketahanan yang terasa langsung dan penuh tuntutan. Sebuah studi menemukan bahwa merah merupakan warna yang paling mudah diingat. Studi dalam Frontiers in Psychology juga mencatat bahwa di berbagai budaya, merah kerap dikaitkan dengan posisi tinggi serta memicu tubuh untuk lebih siaga.

Sementara itu, warna nila dipandang paling pas menggambarkan kepercayaan diri dan ketahanan yang bersifat internal. Menurut Michelle Lewis, warna nila membantu seseorang mencerna pengalaman, menemukan makna dari tantangan, serta terhubung dengan kekuatan dalam diri.

"Bagi perempuan yang membangun ketahanan yang berasal dari pengetahuan diri yang mendalam daripada performa, warna nila adalah warna yang paling sesuai dengan proses itu," ujar Lewis.

"Itu mengarahkan pandangan ke dalam dan di situ lah kekuatan paling tahan lama berada," sambungnya.

Warna kelima adalah jingga yang mampu membangkitkan ketahanan melalui interaksi sosial. Penelitian dari Universitas Liège menemukan bahwa paparan cahaya jingga mengaktifkan bagian otak yang mengatur kewaspadaan dan cara berpikir. Studi besar lain mendapati oranye sebagai satu-satunya warna yang murni membawa kesan emosional positif.

Menurut Lewis, warna jingga pada perempuan dapat membuat orang lain merasa nyaman dan aman untuk terlibat. Kondisi ini menciptakan ketahanan sosial yang tumbuh secara bertahap melalui hubungan dan kepercayaan dari orang-orang di sekitar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author