Warga Salakan Bantul Gelar Pasar Alam di Cagar Budaya Sendang Banyu Temumpang

Share

Warga Pedukuhan Salakan RT 01, Bangunjiwo, Bantul, DI Yogyakarta meramaikan kawasan cagar budaya Sendang Banyu Temumpang melalui peninggian kegiatan ekonomi warga. Pengaktifan ruang publik tersebut diwujudkan dalam gelaran Pasar Alam berbasis UMKM.

Pasar Alam tersebut diselenggarakan pada Minggu, 5 Juli 2026 mulai pukul 07.00 WIB. Seperti dilansir dari Detik Travel, agenda rutin yang telah memasuki pelaksanaan keempat kalinya ini mengombinasikan kegiatan senam pagi dengan bazar produk lokal.

Berbagai ragam kuliner tradisional serta produk warga dijajakan dalam kegiatan tersebut. Pengunjung dapat menemukan jajanan pasar seperti bubur, jamu herbal, kue leker, hingga es campur. Selain itu, terdapat pula produk busana, aksesori, dan sarana permainan anak.

Pelaksanaan Pasar Alam ditujukan sebagai media silaturahmi antarwarga sekaligus wadah penopang ekonomi lokal. Inisiasi dari warga RT 01 ini mendapat sambutan cukup ramai, baik dari masyarakat sekitar lokasi maupun pengunjung di luar wilayah Bangunjiwo.

Sendang Banyu Temumpang sendiri merupakan situs cagar budaya peninggalan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Menurut tutur lisan warga setempat, area ini dahulu berfungsi sebagai tempat pesanggrahan pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono II.

Hingga saat ini, kondisi mata air tersebut masih terawat dengan baik dan dimanfaatkan oleh masyarakat Pedukuhan Salakan. Area situs dikelilingi pepohonan besar yang mengitari sumber air utama.

Arsitektur penampungan air dibuat menyerupai kolam berukuran panjang 15 meter, lebar 7 meter, serta kedalaman sekitar 1 meter. Bangunan pelindung kolam dibuat dalam bentuk limasan atau cungkup khas Jawa, yang dilengkapi sumur dangkal di sekitarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author