Vina T&T Group Gelar Buffet Durian Sepuasnya di Ho Chi Minh City

Share

Sensasi makan durian sepuasnya kini hadir di Ho Chi Minh City, Vietnam, dengan menyediakan stok hingga 1 ton buah durian. Para pencinta buah tropis ini hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar VND 199.000 atau berkisar Rp 135 ribuan untuk menikmati hidangan selama satu jam.

Seperti dikutip dari Detik Food yang melansir VN Express (18/5), agenda kuliner berskala besar ini diinisiasi oleh perusahaan eksportir produk pertanian lokal bernama Vina T&T Group. Kehadiran acara dengan konsep prasmanan tersebut tergolong sebagai momentum yang cukup langka diselenggarakan di wilayah Vietnam.

Varietas yang disajikan kepada para pengunjung merupakan durian Ri6 yang dibudidayakan di kawasan Delta Mekong. Jenis buah ini sangat digemari oleh masyarakat setempat karena karakteristik dagingnya yang tebal, bercita rasa manis, serta mempunyai tekstur yang sangat lembut.

Walaupun kondisi cuaca di Ho Chi Minh City sedang dilanda panas yang cukup ekstrem pada akhir pekan, antusiasme masyarakat tidak surut untuk memadati supermarket yang menjadi lokasi pelaksanaan acara. Ketertarikan pelanggan dipicu oleh penawaran harga yang dinilai sangat terjangkau untuk konsep makan tanpa batasan.

Pihak penyelenggara mencatat jumlah kunjungan mencapai sekitar 60 orang dalam setiap harinya. Sebagian besar dari konsumen yang datang memang berniat memanfaatkan waktu luang mereka untuk melahap buah musiman favorit tersebut sepuasnya sepanjang sesi berlangsung.

Seorang pembeli bernama Hoang Anh Tuan memberikan pandangannya bahwa kegiatan ini tidak sekadar memberikan kepuasan bagi para penikmat kuliner. Langkah tersebut juga efektif dalam mempromosikan komoditas unggulan daerah sekaligus memberikan suntikan dukungan bagi para petani lokal agar serapan hasil panen mereka semakin meningkat di pasar.

"Saya sangat suka durian. Sepertinya saya bisa makan sekitar dua sampai tiga buah durian," ujar Hoang Anh Tuan.

Kendati sistem yang diterapkan membebaskan pengunjung mengonsumsi sebanyak mungkin, mayoritas pelanggan terpantau tetap membatasi jumlah santapan mereka dalam porsi yang wajar. Beberapa konsumen menyampaikan adanya rasa khawatir terkait dampak kesehatan karena buah ini memiliki kandungan kadar gula serta kalori yang cukup tinggi.

Tren penyajian prasmanan durian ini sebenarnya sudah lebih dahulu populer di beberapa negara produsen utama seperti Thailand dan Malaysia. Di kedua negara tetangga tersebut, sejumlah pengelola perhotelan bahkan telah menjalin kemitraan strategis dengan pemilik perkebunan untuk menyediakan paket wisata terintegrasi.

Program pelesiran tersebut biasanya memadukan aktivitas penjelajahan area kebun buah dengan sesi makan durian sepuasnya bagi para turis. Kemunculan konsep serupa di Vietnam saat ini secara langsung memperkaya dinamika serta tren kuliner berbasis durian yang terus mengalami pertumbuhan pesat di kawasan Asia Tenggara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author